Euro 2020: Untuk Pertama Kalinya Inggris Lolos ke Partai Final Euro | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 08.07.2021

Kunjungi situs baru DW

Silakan kunjungi versi beta situs DW. Feedback Anda akan membantu kami untuk terus memperbaiki situs DW versi baru ini.

  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Euro 2020

Euro 2020: Untuk Pertama Kalinya Inggris Lolos ke Partai Final Euro

Untuk pertama kali Inggris mencapai final Euro berkat kemenangan 2-1 melawan Denmark di babak perpanjangan waktu. Inggris akan bertemu Italia di partai puncak yang digelar di Stadion Wembley, Minggu (11/07) mendatang.

Pemain Inggris merayakan gol kapten mereka Harry Kane dalam laga semifinal Euro 2020, Kamis (08/07)

Pemain Inggris merayakan gol kapten mereka Harry Kane dalam laga semifinal Euro 2020, Kamis (08/07)

Bermodalkan semangat pantang menyerah dan keyakinan tinggi, perjuangan Inggris akhirnya membuahkan hasil. Dengan dukungan 65.000 supporter di Stadion Wembley, Harry Kane cs mengamankan tiket final Euro 2020 dalam kemenangan 2-1 atas Denmark. Kemenangan ini didapat The Three Lions melalui babak perpanjangan waktu.

Inggris pun berhasil menorehkan sejarah baru karena untuk kali pertama mereka berhasil melenggang ke partai puncak Piala Eropa atau Euro.

"Itu adalah penampilan terbaik,” kata Sterling setelah pertandingan. "Kami harus terus berusaha. Ini adalah pertama kalinya kami kebobolan tetapi kami merespons dengan baik dan menunjukkan semangat yang baik."

"Ini adalah langkah lain ke arah yang benar. Kami harus fokus pada akhir pekan sekarang. Selangkah demi selangkah. Kami tahu apa arti sepak bola bagi negara ini. Energi, atmosfer... Itu segalanya," tambah pemain Manchester City ini. "Sekarang lawan kami Italia. Kami akan merayakan sebentar kemudian fokus pada Italia."

Italia akan melawan Inggris dalam laga pamungkas Euro 2020 yang berlangsung di Stadion Wembley pada hari Minggu malam (11/07) waktu setempat. Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate pun meminta anak asuhnya untuk "menaklukkan rintangan besar terakhir" demi meraih trofi kampiun Euro 2020.

"Pemain telah berkerja keras. Mereka pantas ke final," ujar Southgate. "Kami harus melangkah satu lagi melawan sebuah tim yang fantastis yang belum terkalahkan dalam banyak pertandingan. Kami tahu tugas kami."

Petualangan fantastis Denmark berakhir

Denmark sempat memimpin setelah pada menit 30 tendangan bebas menakjubkan Mikkel Damsgaard bersarang di gawang Jordan Pickford. Namun, itu hanya bertahan sembilan menit ketika umpan silang rendah Bukayo Saka dikonversi menjadi gol bunuh diri oleh kapten mereka sendiri, Simon Kjaer. Itu adalah gol bunuh diri kesembilan di Euro edisi kali ini.

"Ini adalah petualangan yang fantastis. Saya minta maaf karena sekarang sudah berakhir, tapi begitulah. Dukungan yang telah kami terima melampaui apa yang kami harapkan. Saya bangga tetapi saya juga kecewa bahwa kami tidak berhasil ke final," kata Kjaer dikutip dari kantor berita AFP.

Setelah babak kedua berjalan tanpa adanya gol tambahan, Inggris mengamankan tempat di final turnamen pertama mereka sejak tahun 1966 di babak perpanjangan waktu. Wasit menunjuk titik putih ketika Raheem Sterling dijatuhkan di dalam kotak oleh Joakim Maehle.

Kiper Denmark Kasper Schmeichel menampilkan aksi heroik sepanjang 120 menit jalannya pertandingan. Ia sempat menepis penalti Kane, tetapi kapten Inggris itu berhasil memanfaatkan bola pantul untuk membawa pulang kemenangan.

"Luar biasa, permainan yang luar biasa, pujian untuk Denmark. Kami terus berusaha dan berhasil. Kami bereaksi dengan sangat baik, kami akan memainkan partai di final di kandang, perasaan yang luar biasa," kata Harry Kane setelah pertandingan.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit melawan Italia. Kami telah menjalani turnamen yang hebat sejauh ini. Satu pertandingan lagi untuk dimainkan di kandang dan kami tidak sabar menunggu," pungkas pemain Tottenham Hotspur ini.

rap/gtp (AFP)

Laporan Pilihan