Timeline Penyebaran Virus Corona | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 20.03.2020
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Wabah Corona

Timeline Penyebaran Virus Corona

Beginilah timeline penyebaran wabah penyakit yang dipicu Virus Corona. Diawali di Wuhan Cina, hingga saat ini sudah lebih 244.000 terinfeksi di 160 negara dan lebih 10.000 orang meninggal.

Foto simbol pandemi virus corona

Foto simbol pandemi virus corona

Awal Desember 2019

Sejumlah pasien dengan penyakit tak dikenal, berdatangan ke rumah sakit pusat Wuhan awal Desember 2019.

Dr. Li Wenliang, dokter di rumah sakit Wuhan, tampil sebagai whistle blower dan menyebarkan berita virus misterius itu lewat sosial media, bahwa para pasien menunjukkan gejala radang paru-paru akibat virus.

Pejabat kesehatan Cina baru bergerak menyelidiki pecahnya wabah.

Sejumlah pasien pertama, punya akses ke pasar ikan Huanan, yang juga menjual binatang liar. Tanggal 1 Januari pasar ditutup.

Awal Januari 2020

Mengawali tahun 2020, pejabat kesehatan Cina mengumumkan penyebabnya: sebuah virus Corona jenis baru. Seorang pasien berusia 61tahun jadi korban meninggal pertama.

Jumlah yang terinfeksi meningkat drastis. Tak lama kemudian, Thailand mengkonfirmasi pasien corona pertama di luar Cina.

Jepang melaporkan kasus perdana berikutnya.

Tidak ada diantara pasien ini yang pernah datang ke pasar di Wuhan. Kemungkinan besar penularannya dari orang ke orang.

Di Cina, virus menyebar ke berbagai kota. Warga mulai memakai masker. 200 kasus diakui resmi, tapi diduga jumlahnya jauh lebih banyak.

Akhir Januari 2020

Tenaga medis di Wuhan, yang kontak langsung dengan pasien, mulai terinfeksi dan sakit.

Taiwan dan Amerika Serikat melaporkan kasus corona, disusul negara-negara lain, termasuk Jerman.

Pemerintah Cina memutuskan langkah drastis. Semua transportasi di Wuhan dihentikan, termasuk transportasi umum.

Ilmuwan menemukan, virus corona punya masa inkubasi. Orang yang tertular tapi belum menunjukan gejala, jadi berbahaya. Dalam waktu bersamaan, liburan Imlek dimulai.....jutaan orang bergerak mudik massal.

Di saat itu, dikonfirmasi 2000 kasus di seluruh dunia, 50 orang meninggal.

WHO menyatakan wabah sebagai situasi darurat kesehatan global, dan menyerukan tindakan terkoordinir internasional.

Awal Februari 2020 - Sekarang

Kota Wuhan tetap ditutup total,

Semua provinsi di Cina daratan sudah melaporkan adanya kasus corona.

Li Wenliang, dokter dan "whistle blower" virus Corona, juga meninggal. Satu dari banyak korban lain wabah COVID-19.

Hanya dalam waktu dua bulan, virus menyebar makin cepat di luar Cina. Yang paling parah Korea Selatan, Iran dan Italia. Semakin banyak negara melaporkan kasus corona. Kapan pandemi mereda, tidak ada yang tahu pasti.

Saat ini sudah 160 negara melaporkan kasus corona. Lebih 244.000 orang terinfeksi, lebih 86.000 sembuh dan lebih 10.000 orang meninggal akibat COVID-19.

Saat ini, Italia menjadi negara yang mencatat korban meninggal tertinggi akibat COVID-19 dengan lebih dari 3400 orang. Melewati jumlah korban meninggal akibat COVID-19 di Cina.

Derrick Williams (as/yf)