Presiden Rusia Vladimir Putin Jalani Isolasi Mandiri | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 14.09.2021
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin Jalani Isolasi Mandiri

Kremlin tidak menjelaskan berapa lama Presiden Rusia Vladimir Putin akan jalani isoman. Pengumuman ini hanya berselang sehari setelah pertemuannya dengan Presiden Assad dari Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC pada 14 Juni 2021

Presiden Rusia Vladimir Putin akan menjalani isolasi mandiri atau isoman setelah ditemukannya kasus positif virus corona di lingkaran dalamnya, demikian menurut pihak Kremlin, Selasa (14/09). Kremlin juga menambahkan bahwa ia dites untuk COVID-19 dengan hasil negatif.

Pengumuman itu muncul saat Kremlin mengumumkan tentang panggilan telepon antara Putin dengan Presiden Tajikistan. Putin, 68, telah divaksinasi penuh dengan vaksin virus corona buatan Rusia yaitu Sputnik V, ia menerima dosis kedua di bulan April.

Karena tengah menjalani isoman, Putin untuk sementara waktu dijadwalkan tidak akan mengadakan pertemuan tatap muka sebagai tindakan pencegahan dan untuk melindungi orang lain, menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Bashar al Assad (kiri) dan Vladimir Putin (kanan)

Sehari sebelum memutuskan isoman, Vladimir Putin bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al Assad di Kremlin, Moskow, pada Senin (13/09).

Pihak Kremlin tidak memberikan perincian tentang siapa di lingkaran Putin yang dites positif, atau berapa lama presiden akan tinggal dalam isolasi. Namun Peskov menyabut Putin "benar-benar sehat." 

Peskov tidak menjelaskan berapa lama Putin akan tetap mengasingkan diri, tetapi ia meyakinkan bahwa presiden akan terus bekerja seperti biasa. Peskov juga tidak mengatakan siapa di antara lingkaran dalam Vladimir Putin yang terinfeksi, dan hanya mengatakan ada beberapa kasus positif.

Saat ditanya apakah Putin telah dites negatif untuk virus tersebut, Peskov menjawab: "Pasti, ya."

Hingga Senin masih bertemu banyak orang

Putin dijadwalkan melakukan perjalanan ke ibu kota Tajikistan, Dushanbe, untuk menghadiri pertemuan puncak regional akhir pada pekan ini. Namun dalam pembicaraan lewat telepon dengan Presiden Emomali Rakhmon ia mengatakan tidak dapat hadir secara langsung.

"Putin mengatakan bahwa sehubungan dengan kasus virus corona yang teridentifikasi di lingkarannya, dia akan menjalankan isolasi mandiri untuk jangka waktu tertentu," kata Kremlin dalam sebuah pernyataan. 

Pada hari Senin (13/09), Presiden Putin menghadiri beberapa acara publik. Dia bertemu dangan rombongan atlet Paralimpiade asal Rusia, menghadiri latihan militer yang dilakukan dalam kerja sama dengan Belarus, dan bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al Assad.

Selama pertemuan dengan para atlet Paralimpiade, Putin menyebutkan bahwa dia mungkin harus segera dikarantina. 

''Bahkan di lingkaran saya masalah terjadi dengan COVID ini,'' ujar Putin seperti dikutip oleh kantor berita Rusia, RIA Novosti. ''Kita perlu melihat apa yang sebenarnya terjadi di sana. Saya pikir saya mungkin harus segera mengarantina diri saya sendiri. Banyak orang di sekitar (saya) sakit.''

Saat ditanya oleh para wartawan mengapa Putin tetap melanjutkan acara publik pada hari Senin meski sudah tahu bahwa ada kasus virus corona di sekitarnya, Peskov mengatakan bahwa keputusan untuk menjalani isoman dibuat setelah ''dokter menyelesaikan pengujian mereka, prosedur mereka.''

ae/hp (AP, dpa, AFP)

Laporan Pilihan