1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Alternatif Ramah Lingkungan bagi Penggemar Ikan

Joachim Eggers
13 Maret 2026

Bagi konsumen berpola makan vegan, produk pengganti ikan kini bertambah satu: tuna dari alga. Inovasi ini memang menjanjikan alternatif ramah lingkungan. Namun pengembangannya bukan tanpa tantangan, karena alga laut rentan menyerap zat pencemar. Solusinya adalah metode budidaya alga di air tanah agar lebih bersih dan aman dikonsumsi.

https://p.dw.com/p/5AM9u

Alga adalah bahan utama di dapur percobaan milik perusahaan start-up Bettafish dari Berlin. Mereka sudah membuat dan menjual tuna vegan sejak beberapa tahun lalu. 

Ini campuran dari rumput laut yang berasal dari Norwegia, Irlandia dan Swedia. Tekstur serat dan rasa kami dapatkan dari kacang polong dan kacang kapri. Selain itu, kami juga menggunakan serat sayuran, gandum dan sari sayuran untuk menyempurnakan rasanya, juga rasa gigitan yang khas pada daging tuna.

Tapi bagaimana sebenarnya dengan ikan tuna yang asli? Penangkapan terlalu banyak, cara penangkapannya brutal dan di dalam dagingnya ada kandungan merkuri. Ngomong-ngomong, 80% hasil penangkapan dijual dalam kaleng.