1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Era Perubahan Bersama Lew

Pencalonan Jack Lew sebagai menteri keuangan Amerika Serikat adalah pertanda perubahan strategi Presiden Barack Obama. Lew dituntut berfokus pada konsolidasi anggaran rumah tangga, bukan krisis keuangan global.

Jack Lew disebut-sebut sebagai pria yang tepat untuk era yang baru. Pendahulunya Timothy Geithner, mantan gubernur Bank Sentral AS, dan Hank Paulson, mantan pimpinan Goldman Sachs, dianggap sebagai penghubung Wall Street dengan Gedung Putih. Tapi tidak demikian halnya dengan Jack Lew. Ia hanya sempat bergabung sebentar dengan manajemen Citigroup di Wall Street.

Lew mewakili sosok politik teknokrat dan kalangan insider Washington yang hampir sempurna. Baru di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton dan Barack Obama ia memimpin dinas manajemen dan anggaran (MOB), dinas anggaran rumah tangga penting bagi presiden. Tahun lalu, Obama mengangkat Lew sebagai kepala staf Gedung Putih.

USA Schuldenkrise Dollar Flagge Fahne Finanzkrise Symbolbild

Lew harus prioritaskan anggaran

Politik Anggaran Rumah Tangga Jadi Prioritas

"Terpilihnya Lew menunjukkan, bahwa masalah utama adalah utang besar yang bisa dikendalikan melalui politik anggaran rumah tangga di masa depan", kata Monika Merz, profesor Universitas Wina. "Ia pilihan tepat untuk menjalani peran dalam anggaran rumah tangga politik dalam negeri", tegas Mark Hallerberg, profesor ekonomi di Berlin. Obama memproritaskan anggaran rumah tangga, karena "jika AS tidak bisa mengatasi masalah anggaran rumah tangga dan utang, maka pasar keuangan juga akan bereaksi." Demikian tegas Merz.

Tidak Banyak Waktu Tersisa

Lew tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Akhir Februari, batas maksimal utang kemungkinan akan tercapai. Tidak hanya pengetahuan anggaran yang diperlukan, tetapi juga keterampilan negosiasi politik dengan kubu Republik di parlemen.

USA Senat Fiskalklippe Verhandlungen

Tidak banyak waktu AS untuk benahi utang negaranya

"Tugasnya adalah mewakili pemerintah dalam negosiasi anggaran rumah tangga dan ia terbukti pernah sukses dalam hal ini", jelas Hallerberg. "Ia tidak hanya melakukannya tahun 2011, melainkan sudah sejak tahun 90an bersama Clinton."

Para pengamat menganggap Lew sebagai ahli taktik yang memperjuangan kepentingan Demokrat dan penentang pengurangan program sosial, seperti yang diinginkan Republik. Jika dalam perundingan benar-benar tercapai "Grand Bargain", paket kompromi yang terdiri dari pemotongan pengeluaran dan peningkatan pajak, maka menurut Hallerberg, Lew sudah pasti yang akan menjadi salah satu arsiteknya.

Fokus Terhadap AS

Era perubahan yang disinyalkan dengan pergantian Geithner ke Lew, juga akan menarik perhatian para menteri keuangan Eropa. Dibandingkan dengan menteri keuangan Geithner yang dalam beberapa tahun terakhir sesekali mengkritik manajemen krisis Berlin dan Brussel, penggantinya diperkirakan akan bersikap jauh lebih tenang. 

"Ia lebih berfokus pada AS", kata Hallerberg. "Saya tidak tahu apakah ia memiliki pengalaman di kancah intrenasional." Tentu Lew harus tampil dalam KTT keuangan global dan "mengatakan apa yang harus ia katakan", tambah Hallerberg, "tapi itu tidak akan menjadi prioritasnya."

Laporan Pilihan