Polisi Malaysia Tangkap Pasangan Rusia Beratraksi Lempar Ayun Bayi Untuk Danai Jalan-jalan | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 05.02.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

kekerasan

Polisi Malaysia Tangkap Pasangan Rusia Beratraksi Lempar Ayun Bayi Untuk Danai Jalan-jalan

Sepasang suami istri Rusia ditengarai melakukan aksi kekerasan dengan mengayun-ayun bayi mereka yang berumur empat bulan dalam pertunjukan jalanan di Malaysia.

Dilaporkan oleh AFP yang mengutip kepolisian Malaysia, kedua orangtua tersebut melakukan atraksi itu guna mendanai tur keliling dunia mereka.

Pasangan tersebut, seorang lelaki berusia 28 tahun dan istrinya yang berusia 27 tahun, kemudian ditangkap setelah mencoba menarik perhatian para penonton di jantung ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur.

"Kami menahan mereka pada hari Senin (04/02) karena adanya dugaan melakukan tindak kekerasan pada bayi perempuan mereka yang berusia empat bulan," ujar Mazlan Lazim, kepala polisi Kuala Lumpur kepada AFP.

Klip video berdurasi 90 detik dari insiden itu, yang beredar di Facebook sejak hari Minggu (03/02) lalu, menunjukkan seorang pria dengan celana pendek biru dan T-shirt putih mengayunkan bayi di antara kedua kakinya dan mengayunkan tinggi-tinggi di atas kepalanya dengan diiringi irama musik.

Seorang perempuan yang diyakini sebagai istrinya terlihat duduk di lantai dengan plakat bertuliskan: "Kami bepergian keliling dunia ..."

Kerumunan penonton yang ingin tahu berkumpul untuk menonton pertunjukan itu, tetapi terekam suara pria dalam video itu yang mengatakan: "Ini bodoh. Anda tidak boleh melakukan ini."

Pasangan Rusia itu memasuki Malaysia dari negara tetangga Thailand pada hari Jumat (01/02), demikian informasi yang dihimpun polisi.

ap/vlz (afp, facebook, youtube)

Laporan Pilihan