Persaingan Para Calon Kandidat Presiden AS | Fokus | DW | 22.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Persaingan Para Calon Kandidat Presiden AS

Hari Sabtu (20/01) lalu, Hillary Clinton, menyusul kedua rekannya dari Partai Demokrat, mengumumkan pencalonan dirinya sebagai kandidat presiden AS.

Senator Hillary Clinton

Senator Hillary Clinton

"Hari ini saya mengumumkan bahwa saya membentuk komisi pencalonan kepresidenan. Namun, saya tidak hanya memulai sebuah kampanye, saya memulai suatu percakapan dengan Anda, dengan Amerika. Karena kita semua perlu menjadi bagian dari diskusi jika kita semua akan menjadi bagian dari solusi. Dan semua dari kita harus menjadi bagian dari solusi.“ Demikian pernyataan Hillary Clinton, Sabtu (20/01) lalu ketika mengumumkan pencalonan dirinya menjadi salah satu calon kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat.

Akhirnya resmi sudah. Senator Hillary Rodham Clinton berusaha kembali ke Gedung Putih. Kali ini ia berharap akan menjadi sang pemeran utama. Langkah Clinton ini sebenarnya tidak mengherankan, namun tetap saja menjadi berita yang paling disorot oleh media-media di Amerika Serikat. Bukan hanya pencalonan Clinton yang menyebabkannya menjadi pusat perhatian, melainkan karena saingan separtainya untuk memperebutkan kursi kandidat presiden adalah Senator Barack Obama. Ia mengumumkan pencalonan dirinya hanya beberapa hari sebelum Clinton.

"Setahun yang lalu, saya tidak mengira bisa sampai sejauh ini. Saya berbicara dengan banyak orang, membaca email-email mereka, dan saya dengan terkejut memastikan bahwa kita semua menginginkan politik yang berbeda.“

Politik yang berbeda mungkin dapat diwujudkan oleh Obama dan Clinton. Atau setidaknya, salah seorang dari mereka. Kali ini Partai Demokrat memiliki dua calon kandidat yang kuat, unik dan sama sekali berbeda. Seorang perempuan melawan seorang Afro Amerika. Seseorang yang berpengalaman politik, cerdas dan berkarakter dingin melawan seseorang yang masih muda, berkarisma dan mempesona. Demikianlah perumpamaan yang banyak dipakai oleh kalangan media Amerika. Sehingga sepertinya, Partai Demokrat hanya memiliki dua calon kandidat.

Namun, masih ada calon kandidat yang ketiga yang juga memiliki peluang untuk lolos. John Edwards, yang pada tahun 2004 menjadi calon kandidat wakil presiden dari Partai Demokrat.

Dalam jajak pendapat yang baru-baru ini dilakukan oleh harian Washington Post dan stasiun televisi Amerika ABC News, 41 persen pendukung Partai Demokrat memilih Hillary Clinton sebagai kandidat calon presiden. Saingan terdekatnya adalah Barack Obama, yang telah memulai pengumpulan dana kampanyenya dan dengan demikian memberikan tekanan yang nyata bagi Clinton. Obama meraih 17 persen dukungan. Sementara John Edwards berada di posisi ketiga dengan 11 persen.

  • Tanggal 22.01.2007
  • Penulis Vidi Legowo
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CIve
  • Tanggal 22.01.2007
  • Penulis Vidi Legowo
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CIve