Imbauan ‘Pakai Masker‘ Jadi Kutipan Paling Terkenal di AS Tahun 2020 | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 07.12.2020
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Kutipan Terkenal AS

Imbauan ‘Pakai Masker‘ Jadi Kutipan Paling Terkenal di AS Tahun 2020

''Pakai masker'' merajai puncak daftar pustakawan Yale Law School untuk kutipan paling terkenal tahun 2020. Di antara 10 ucapan terkenal lainnya ada ''Saya tidak bisa bernapas'' dari George Floyd.

Anthony Fauci

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci

Imbauan dari pakar penyakit menular Amerika Serikat (AS) Dr. Anthony Fauci agar orang-orang "memakai masker" ("Wear a mask") untuk mencegah penyebaran virus corona, merajai puncak daftar pustakawan Yale Law School tentang kutipan paling terkenal tahun 2020.

Daftar yang disusun oleh direktur asosiasi perpustakaan Fred Shapiro merupakan pembaruan tahunan "The Yale Book of Quotations," yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2006.

Beberapa kutipan terkenal yang juga termasuk dalam daftar tersebut adalah "Saya tidak bisa bernapas" ("I can't breathe") yang diucapkan oleh pria kulit hitam AS George Floyd, ketika berulang kali memohon agar polisi melepaskan tekanan pada lehernya saat menahannya di jalanan Minneapolis.

Kutipan terkenal lainnya datang dari kampanye pemilu AS, ketika Joe Biden menjawab pertanyaan seorang mahasiswi dengan "Kamu adalah prajurit kuda poni yang berbohong."

Kutipan terkenal tidak selalu mengesankan

Shapiro mengatakan daftar kutipan ini tidak selalu bernada mengesankan, namun kutipan disusun karena terkenal dan memang menggambarkan kondisi pada zaman itu.

Berikut daftarnya:

  1. "Pakai masker." - Dr. Anthony Fauci, dalam wawancara CNN, 21 Mei.
  2. "Saya tidak bisa bernapas." - pria kulit hitam AS George Floyd, ketika memohon kepada polisi untuk melepaskan tekanan pada lehernya, di Minneapolis, 25 Mei. 
  3. “Suatu hari - ini seperti keajaiban – (virus corona) akan menghilang,” ujar Presiden Donald Trump mengacu pada pandemi virus corona, dalam pidatonya pada resepsi ‘‘Bulan Sejarah Amerika Afrika‘‘ di Gedung Putih, 27 Februari.
  4. “Saya melihat disinfektan yang mematikan virus dalam satu menit, satu menit. Dan adakah cara kita dapat melakukan hal seperti itu dengan menyuntikkannya ke tubuh atau hampir membersihkannya?” - Trump, dalam pidatonya di pengarahan pers oleh Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Gedung Putih, 23 April.
  5. “Aku tidak akan pernah berbohong padamu. Aku bersumpah. " - Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany, pada konferensi pers pertamanya, 1 Mei.
  6. "Keinginan saya yang paling kuat adalah saya tidak akan diganti sampai presiden baru dilantik." – pernyataan Hakim Agung AS Ruth Bader Ginsburg kepada cucu perempuannya Clara Spera, pada September 2020.
  7. "Jika Anda kesulitan mencari tahu apakah Anda memilih saya atau Trump, maka Anda bukan orang kulit hitam." - Joe Biden, dalam sebuah wawancara dengan program radio "The Breakfast Club", 22 Mei.
  8. "Ilmu pengetahuan seharusnya tidak menghalangi ini." - Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany, mengacu pada pembukaan kembali kegiatan sekolah dalam jumpa pers, 16 Juli.
  9. ''Kamu adalah prajurit kuda poni berwajah anjing yang berbohong.'' – kutipan Biden yang menimbulkan tanda tanya besar ketika  menjawab pertanyaan seorang mahasiswi di acara kampanyenya, di Hampton, N.H., 9 Februari.
  10. "Kita semua adalah penggemar Lakers hari ini." - komentar pelatih Los Angeles Clippers Doc Rivers, saat berduka terkait kematian Kobe Bryant, Orlando, Florida, 26 Januari.

pkp/hp (AP)

Laporan Pilihan