Liga Jerman: Menteri Kesehatan Tolak Pertandingan Sepak Bola dengan Penonton di Stadion | JERMAN: Berita dan laporan dari Berlin dan sekitarnya | DW | 12.08.2020
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Sepak bola

Liga Jerman: Menteri Kesehatan Tolak Pertandingan Sepak Bola dengan Penonton di Stadion

Penggemar sepak bola di Jerman masih harus bersabar untuk bisa kembali mendukung timnya dari dalam stadion. Para menteri kesehatan negara bagian menolak pembukaan stadion untuk fans sepak bola.

Fara pemain Werder Bremen merayakan kemenangan di stadion kosong

Para pemain klub Werder Bremen merayakan kemenangan di stadion kosong

Menteri kesehatan federal Jens Spahn dan para menteri kesehatan negara bagian dalam pertemuan virtual awal minggu ini menolak permohonan liga sepak bola Bundesliga untuk mengizinkan lagi penonton datang ke stadion, walaupun hanya secara terbatas.

Dalam konferensi video hari Senin (10/8), para menteri kesehatan sepakat memperpanjang larangan penonton di stadion sepak bola hingga setidaknya akhir Oktober. Mereka menyebutkan bahwa kembalinya penonton ke stadion "bukanlah prioritas pada masa krisis virus corona saat ini“, demikian menurut sumber yang dekat dengan pembicaraan tersebut.

Menteri kesehatan Jens Spahn mengatakan lewat Twitter: "Kita perlu tetap waspada. Dalam situasi saat ini, penonton di stadion akan menjadi sinyal yang salah." Spahn merujuk pada lonjakan kasus infeksi baru selama beberapa hari terakhir dan memperingatkan agar tidak mengambil risiko yang dapat dihindari, karena justru selanjutnya dapat meningkatkan laju infeksi.

Bundesliga jadi acuan di Eropa

Liga utama Jerman Bundesliga adalah liga sepak bola pertama di Eropa yang memulai laga antarklub di stadion setelah penutupan selama dua bulan karena pandemi Covid-19. Namun fans sepak bola belum diizinkan masuk ke stadion. Start Bundesliga kemudian diikuti liga-liga sepakbola Eropa dengan pola yang sama.

Perdana Menteri Bayern Markus Söder mengatakan, dia tidak bisa memastikan bahwa fans bisa kembali ke stadion Bundesliga bulan September, seperti yang diharapkan banyak pihak.

"Saya sangat mendukung Bundesliga dimulai lagi, dan itu telah berjalan sangat baik. Tapi saya sangat skeptis tentang stadion yang penuh (penonton) pada awal musim Bundesliga nanti. Saya tidak dapat membayangkannya saat ini," kata Markus Söder kepada wartawan.

"Juga tidak bijaksana, ketika kita memulai (pembelajaran) sekolah, ketika kita memasuki awal musim gugur, berpikir tentang adanya 20 ribu, 25 ribu orang dalam stadion," tambahnya.

Boneka-boneka kertas di stadion sepak bola sebagai protes karena penonton dilarang masuk stadion

Klub fans sepak bola memasang boneka-boneka karton di dalam stadion Bundesliga sebagai protes karena laga sepak bola berlangsung tanpa penonton.

Protokol kesehatan penonton di stadion tetap ditolak

Sebelumnya, 36 klub sepak bola di Bundesliga menyepakati rancangan yang dibuat asosiasi klub sepak bola Jerman, DFL, yang bisa diterapkan mulai pertengahan September. Desi Bundesliga akan dimulai lagi pada 18 September mendatang.

Klub-klub di Bundesliga ketika itu menyepakati empat langkah kunci: Fans hanya akan diizinkan untuk duduk, artinya tidak ada tiket untuk tempat berdiri, tiket akan dipersonalisasi sehingga hanya dapat digunakan pemesan dan alamatnya bisa ditelusuri, konsumsi alkohol selama pertandingan akan dilarang dan hanya ada fans dari klub tuan rumah, artinya tidak ada fans dari klub tandang. Namun ternyata, rencana itu sekarang ditolak para Menteri Kesehatan.

Sementara itu, pelatih klub RB Leipzig, Julian Nagelsmann mengatakan timnya sepenuhnya fokus pada putaran perempat final Liga Champions minggu ini di Portugal, meskipun ada dua kasus virus corona yang terdeteksi di tim lawan, Atletico Madrid. Angel Correa dan Sime Vrsaljko dinyatakan positif COVID-19 akhir pekan lalu dan kini menjalani isolasi rumah.

Pertandingan RB Leipzig melawan Atletico Madrid tetap akan dilangsungkan sesuai rencana hari Kamis ((13/8). Semua pemain dan staf Atletico lainnya telah dites negatif dan sekarang sudah berada di Portugal untuk berlatih dan mempersiapkan diri.

hp/gtp   (dpa, rtr, ap)

Laporan Pilihan