Krisis Hebat Guncang kementerian Kehakiman AS | dunia | DW | 20.04.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Krisis Hebat Guncang kementerian Kehakiman AS

Mundurnya Menteri Kehakiman AS tampaknya tinggal masalah waktu. Dalam dengar pendapat maraton di senat AS, Alberto Gonzales kehilangan dukungan juga dari kalangan partai republik.

Alberto Gonzales

Alberto Gonzales

Suasana di Komisi Hukum Senat Amerika Serikat amat panas. Ketua Komisi Patrick Leahy dari partai Demokrat

„Ini krisis kepemimpinan paling hebat dalam 137 tahun sejarah kementerian kehakiman.“

Hari yang cukup berat bagi menteri kehakiman Amerika Serikat. Alberto Gonzales harus mempertanggungjawabkan keputusannya dalam kasus pemecatan delapan jaksa federal, yang mungkin membuatnya kehilangan jabatan

Gonzales:

„Kedelapan pengacara ini seharusnya mendapat penghargaan lebih baik. Saya menyesalkan perlakuan terhadap mereka dan meminta maaf karena hal itu menjadi peristiwa spektakuler yang memalukan. Untuk itu saya akan bertanggung jawab.”

Meskipun demikian pengakuan bersalah itu tidak cukup bagi para senator yang marah. Mereka menuduh Gonzales memecat jaksa federal tersebut karena dianggap tidak cukup loyal terhadap presiden. Menurut Patrick Leahy:

“Kementerian kehakiman tidak boleh hanya menjadi perpanjangan tangan Gedung Putih.”

Sebuah tuduhan yang dibantah Gonzales. Dalam keputusan untuk mengganti jaksa agung partai politik tidak memainkan peran

„Kami sudah mengusut secara hukum para anggota kongres, gubernur juga anggota dari partai republik. Tuduhan ini tidak benar.“

Gonzales tetap bertahan pemecatan yang dipersengketakan itu benar dengan mempertimbangkan kepentingan presiden. Bahkan saat Bill Clinton memasuki jabatannya bukan hanya delapan melainkan seluruh ke-93 jaksa federal yang diganti. Senator dari partai demokrat Chuck Schumer

„Jika presiden tiba-tiba memerintahkan memecat semua jaksa yang IQ-nya dibawah 120 berdasarkan undang-undang ia boleh saja melakukannya. Tapi jika kongres tidak bertindak untuk menentang rencana bodoh seperti itu, ini berarti ia tidak mampu melakukan tugasnya.“

Selain itu menteri kehakiman harus bertanya pada dirinya sendiri seberapa besar ia terlibat dalam pemecatan tersebut. Pertanyaan yang pasti menimbulkan berbagai pertentangan. Gonzales tetap menyatakan, ia tidak terlibat langsung dalam keputusan itu. Namun (pernyataan) ini tidak meyakinkan para senator di komisi hukum juga dari kalangan partai republik sendiri. Tuntutan mundur tetap dilontarkan. Meskipun demikian Gonzales masih mendapat dukungan dari Presiden George W. Bush. Setelah dengar pendapat maraton di senat, juru bicara Gedung Putih mengatakan Bush tetap mempercayai sepenuhnya menteri kehakimannya.

Iklan