Kasak-Kusuk Reshuffle Kabinet Jokowi | INDONESIA: Laporan topik-topik yang menjadi berita utama | DW | 12.07.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Politik

Kasak-Kusuk Reshuffle Kabinet Jokowi

Presiden Joko Widodo mulai bicara soal reshuffle kabinet untuk periode kedua pemerintahannya, 2019-2024.

Presiden Joko Widodo mengaku sudah memiliki gambaran untuk kabinet barunya. Dia bahkan mengaku sudah mengantongi sejumlah nama untuk menjadi menteri baru. 

"Sudah, sudah (kantongi nama, red)," kata Jokowi saat ditemui wartawan di gedung Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Tak hanya nama, Jokowi mengatakan gambaran besar kabinetnya itu juga sudah dia susun. Bicara soal komposisi kabinet itu, porsinya bisa imbang antara kalangan profesional dan politikus.

"Ya kira-kira 60:40 atau 50:50. Kira-kira itu," katanya.

Jokowi juga mengatakan akan memasukkan sosok 'anak muda' dalam kabinetnya. Dia sudah meminta partai politik koalisinya mengajukan sejumlah nama anak muda sebagai calon menteri.

"Saya minta dari partai juga ada yang muda, ada dari profesional juga. Kalau nggak ada dari partai, kita cari sendiri dari profesional. Profesional muda kan banyak banget profesional-profesional muda," katanya.

Meski demikian, Jokowi juga mengatakan akan mempertahankan sejumlah nama lama untuk terus menjadi menterinya. Dia bahkan menyebut ada banyak nama lama yang akan dipertahankan.

"Banyak," katanya.

Jokowi mengatakan akan segera mengumumkan susunan kabinet barunya nanti yang akan dia pimpin bersama wakil presiden terpilih KH Ma'ruf Amin. Namun Jokowi belum mau menyebut waktu pasti pengumuman kabinet tersebut.

"Secepatnya," kata Jokowi.

Dalam periode 2014-2019, Jokowi sudah 4 kali merombak kabinetnya. Secara berturut-turut, reshuffle dilakukan pada 12 Agustus 2015, 27 Juli 2016, 17 Januari 2018, dan 15 Agustus 2018. Ini belum termasuk pelantikan Ignasius Jonan jadi Menteri ESDM (14 Oktober 2016) dan pelantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Mensos menggantikan Idrus Marham (24 Agustus 2018).

Pada 2019, isu tersebut kembali mengemuka dan Istana sempat memberikan kode Jokowi akan melakukan reshuffle setelah Lebaran. Terlebih, beberapa menteri Jokowi pernah bersinggungan dengan kasus hukum.

"Bahwa penentuan menteri yang duduk di kabinet sepenuhnya kewenangan dan hak prerogatif Presiden. Termasuk soal komposisi antara yang diusulkan partai pendukung maupun tidak, sepenuhnya hak Presiden," ujar Staf Khusus Presiden Johan Budi Sapto Pribowo saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (12/7/2019).

Kini, Jokowi akan menatap kepemimpinan di periode keduanya. Ia mengaku sudah memiliki blueprint untuk kabinetnya dan segera mengumumkan nama-nama menterinya itu. Namun dia belum memastikan kapan pengumumannya.

"Secepatnya (diumumkan, red)," kata Jokowi setelah menghadiri acara di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

vlz/as (detiknews)

Baca selengkapnya di tautan sumber berita di bawah ini:

Bocoran Reshuffle Kabinet Jokowi

Jokowi Segera Umumkan Menteri Sinyal Reshuffle Kabinet

Laporan Pilihan

WWW Link