Warga Hungaria turun ke jalan akibat parlemen mengesahkan undang-undang yang melarang acara-acara LGBTQ+, termasuk pawai Budapest Pride yang terkenal dan telah menarik ribuan orang untuk ambil bagian setiap tahunnya.
Undang-undang baru tersebut diajukan hanya sehari sebelumnya. Proses pengesahannya didorong melalui parlemen dalam prosedur yang dipercepat, dan didukung mayoritas koalisi yang berkuasa yang memungkinkannya untuk mengubah konstitusi.
Langkah tersebut dikecam sebagai bentuk pemberangusan terbaru hak dan perlindungan bagi kaum LGBTQ+ di negara tersebut dalam pemerintahan Viktor Orban.
Hungaria sebelumnya telah mengesahkan undang-undang serupa lainnya, termasuk "undang-undang perlindungan anak" yang kontroversial pada tahun 2021, dengan melarang kaum gay tampil dalam materi pendidikan sekolah atau acara TV yang ditujukan untuk orang-orang di bawah usia 18 tahun.