Ekonomi Jerman Anjlok 5 Persen Selama Tahun Pandemi 2020 | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 15.01.2021
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Jerman

Ekonomi Jerman Anjlok 5 Persen Selama Tahun Pandemi 2020

Ekonomi Jerman mengalami kontraksi tajam tahun 2020 setelah dilanda krisis virus corona. Defisit anggaran mencapai 4,8 persen, tetapi kondisi perekonomian masih lebih baik dibandingkan negara-negara besar lain di Eropa.

Pusat-pusat kota di Jerman sepi selama lockdown pertama tahun 2020

Pusat-pusat kota di Jerman sepi selama lockdown pertama tahun 2020

Ekonomi terbesar Eropa menyusut tajam 5 persen tahun lalu, demikian menurut data-data Kantor Statistik Federal Jerman, Destatis, yang dirilis Kamis (14/1). Tahun 2019, perekonomian Jerman masih tumbuh 0,6 persen. Berbagai pembatasan dan lockdown di masa pandemi corona menjadi pukulan telak bagi perekonomian nasional pada 2020.

"Pandemi global mengakibatkan ekonomi Jerman jatuh ke dalam resesi yang dalam, mengakhiri 10 tahun pertumbuhan," kata Presiden Destatis Georg Thiel ketika mengumumkan data-data terbaru statistik Produk Domestik bruto (PDB) Jerman.

Para analis ekonomi sebelumnya memperkirakan, perekonomian akan menyusut lebih dari 5,1 persen, tetapi prediksi Destatis ternyata lebih optimistis. Namun analis ekonomi dari grup Allianz, Katharina Utermoehl memperingatkan, Jerman amsih akan menghadapi bulan-bulan yang sulit ke depan.

"Perjalanan ekonomi yang naik turun seperti jet coaster, tampaknya akan terus berlanjut. Perekonomian Jerman akan mengalami kemunduran tajam pada awal 2021," katanya.

Suasana keramaian di pusat kota Köln sebelum ada pandemi

Suasana keramaian di pusat kota Köln sebelum ada pandemi

Ekspor dan konsumsi anjlok di masa pandemi

Ekspor Jerman tahun lalu turun sekitar 10 persen, impor turun 8,6 persen dan konsumsi rumah tangga mencatat rekor penurunan tertinggi 6 persen, lapor Destatis. Investasi perusahaan juga merosot, dengan sektor konstruksi dan pengeluaran pemerintah muncul sebagai satu-satunya titik terang.

Namun, Albert Braakmann, yang mengepalai bagian Neraca Nasional Destatis mengatakan; "Ekonomi Jerman telah berhasil melewati krisis lebih baik dibandingkan dengan banyak negara lain."

Memang, kontraksi ekonomi pada tahun 2020 tidak sedramatis penurunan 5,7 persen yang dibukukan tahun 2009 pada puncak krisis keuangan global.

Secara khusus, sektor manufaktur terutama telah membantu mengimbangi kemerosotan di sektor jasa, dengan perusahaan industri telah pulih dengan kuat dari lockdown yang diberlakukan pada bulan Maret dan April, ketika sebagian besar ekonomi terhenti.

Menteri ekonomi Jerman Peter Altmeier

Menteri ekonomi Peter Altmeier: Ekonomi akan pulih tahun ini

Akan mulai pulih tahun 2021

Data Destatis meningkatkan harapan bahwa Jerman mungkin lolos dari kontraksi kuartal keempat. Menteri Ekonomi Jerman Peter Altmaier yakin bahwa ekonomi akan kembali tumbuh pada tahun 2021, meskipun masih adai pandemi.

"Perekonomian akan pulih tahun ini, akan ada peningkatan," katanya pada sebuah konferensi yang diselenggarakan harian bisnis Jerman, Handelsblatt.

Data dari Destatis juga menunjukkan tantangan utama pemerintah dalam 12 bulan mendatang, yaitu mencoba mengendalikan defisit anggaran. Jerman tahun 2020 membukukan defisit anggaran pertamanya sejak 2011. Defisit anggaran tahun lalu mencapai 4,8 persen dari PDB, yang merupakan defisit kedua tertinggi sejak penyatuan Jerman pada tahun 1990.

hp/as (dpa, rtr, ap)

Laporan Pilihan