Statistik Ekonomi Jerman Catat Rekor Terburuk, Tetapi Dunia Usaha Justru Optimistis | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 26.08.2020
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Ekonomi

Statistik Ekonomi Jerman Catat Rekor Terburuk, Tetapi Dunia Usaha Justru Optimistis

Kontraksi ekonomi Jerman kuartal kedua 2020 adalah terburuk sejak statistik triwulan PDB dimulai 1970. Tetapi penurunan ini tidak seburuk perkiraan semula di atas 10 persen. Kalangan bisnis menjadi lebih optimistis.

Foto pekerja di pabrik Jerman pada masa pandemi

Foto ilustrasi

Ekonomi terbesar Eropa kembali mengalami konstraksi karena wabah corona. Jerman melaporkan penurunan PDB 9,7 persen pada kuartal kedua 2020. Ini adalah rekor terbaru penurunan ekonomi sejak pencatatan statistik triwulan PDB dimulai pada tahun 1970.

Meskipun angkanya buruk, kalangan bisnis di Jerman sekarang justru lebih optimistis daripada empat bulan lalu. Karena angka itu masih lebih baik daripada perkiraan sebelumnya, yang memprediksikan penurunan ekonomi di atas 10 persen. Bulan Juli lalu, statistik federal Jerman Destatis masih memprediksi anjloknya ekonomi kuartal kedua sampai 10,1 persen. Biro Statistik Federal sekarang merevisi angka ini.

Belanja konsumen menyusut 10,9% pada kuartal kedua 2020, investasi modal turun 19,6% dan ekspor turun 20,3%. Aktivitas di sektor konstruksi, yang biasanya menjadi pendorong pertumbuhan yang konsisten bagi perekonomian Jerman, turun 4,2%.

Rekor statistik terburuk, tapi situasi bisnis "jauh lebih optimistis"

Langkah-langkah stimulus yang dirancang untuk mendukung konsumen dan bisnis melalui krisis corona telah mengakibatkan pengeluaran negara naik € 51,6 miliar dibanding pengeluaran selama kuartal pertama tahun 2020, kata Destatis.

Meskipun ekonomi merosot, moral bisnis Jerman pada bulan Agustus justru meningkat lebih dari yang diharapkan. Menurut survei yang diterbitkan lembaga penelitian IFO Institute for Economic Research, dunia usaha menilai situasi bisnis mereka saat ini jauh lebih optimistis dibandingkan bulan sebelumnya.

IFO mengatakan, indeks iklim bisnisnya, sebuah indikator kegiatan ekonomi di Jerman, naik menjadi 92,6 dari 90,4 pada bulan Juli. Ini menandai kenaikan bulanan keempat berturut-turut, dan lebih tinggi dari ekspektasi awal para ekonom, yaitu 92,2.

"Sedang menuju pemulihan"

"Ekonomi Jerman sedang menuju pemulihan," kata Presiden Ifo Clemens Fuest dalam sebuah pernyataan.

"Di sektor jasa, indeks iklim bisnis naik tajam," kata pernyataan itu selanjutnya. "Para penyedia jasa secara signifikan lebih puas dengan situasi bisnis mereka saat ini." Prospek untuk enam bulan mendatang juga membaik, menurut penelitian IFO.

Pemerintah Jerman memperkirakan, penurunan ekonomi untuk sepanjang tahun akan mencapai 6,3%. Untuk meredam dampak negatif pandemi corona pada perekonomian, pemerintah meluncurkan beberapa paket bantuan krisis corona, yang terakhir bulan Juni lalu dengan stimulus ekonomi senilai € 130 miliar.

Konstraksi ekonomi di Jerman pada kuartal kedua 2020 tidak sedrastis yang dialami negara-negara tetangga seperti Prancis, Italia, Spanyol, dan Inggris, yang semuanya mengalami penurunan dua digit dalam aktivitas ekonomi mereka.

hp/ha (dpa, Reuters)

Laporan Pilihan