Calon Menhan AS Janjikan Perubahan Strategi di Irak | dunia | DW | 06.12.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Calon Menhan AS Janjikan Perubahan Strategi di Irak

Menteri Pertahanan AS mendatang Robert Gates, dalam proses pengangkatannya lewat senat, tidak menganggap mustahil akan dilakukannya perubahan strategi di Irak.

Robert Gates dan Presiden George W. Bush

Robert Gates dan Presiden George W. Bush

Gates yang nominasinya mendapat dukungan kedua partai, mengakui adanya kesalahan pemerintahan Bush di Irak. Ia berjanji akan menjadi menteri pertahanan yang independen.

Dalam pernyataan awalnya Robert Gates yang berusia 63 tahun sudah menunjukkan, bahwa ia memahami apa yang sekarang dipertaruhkan di Irak.

"Perkembangan di Irak dalam satu atau dua tahun ke depan akan mewarnai seluruh kawasan di Timur Tengah dan juga akan mempengaruhi politik dunia dalam tahun-tahun selanjutnya."

Menurutnya, ada kemungkinan seluruh kawasan itu akan terus bergolak. Robert Gates, mantan kepala dinas rahasia CIA dan rektor Universitas Texas, saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan, berbicara blak-blakan. Ia mengakui kesalahan strategi yang dilakukan pemerintah AS di Irak.

Misalnya kenyataan, kurangnya pasukan yang dikirim ke Irak untuk menjaga perdamaian. Dalam tanya jawab dengan Senator John McCain dari Partai Republik, Gates mengemukakan pandangannya, bahwa sekarang ini AS tidak akan dapat menang di Irak dan keadaan ini tidak dapat diterima.

Gates yang juga adalah anggota dari Komisi Irak yang ditugaskan oleh Kongres, mencanangkan akan mengkaji semua kemungkinan bila strategi yang dijalankan di Irak akan diubah.

Menurut Gates: "Yang jelas, bila perubahan strategi yang ditetapkan presiden nanti, berfungsi, kita harus tetap mendukung militer Irak. Ini butuh waktu lama, tetapi dapat dilakukan dengan jumlah pasukan yang lebih sedikit dari sekarang."

Saat ini jumlah tentara AS di Irak berkisar pada 140.000 orang. Gates berjanji akan bekerja sama dengan Kongres untuk mencegah agar Irak tidak ditinggalkan dalam kekacauan. Dikemukakannya, ia akan menjadi menteri pertahanan yang berpikir independen, akan bersikap terbuka dan jujur mengemukakan pendapatnya kepada presiden. Ia tidak kembali ke ajang politik untuk didorong kesana-kemari.

Kata Gates: "Kalau saya dikukuhkan, saya akan bersikap independen. Saya akan mengkaji segala kemungkinan, tetapi seperti yang sudah saya katakan, hanya ada satu presiden dan dialah yang mengambil keputusan akhir."

Sebelum acara dengar pendapat itu Presiden Bush mengimbau senat agar secepatnya mengukuhkan Gates. Nampaknya tidak ada senator yang berkeberatan. Karena hari ini pun akan merupakan titik balik berikutnya. Komisi Irak yang dipimpin oleh mantan Menlu James Baker akan mempublikasikan anjuran bagi perubahan dalam politik yang dijalankan di Irak.

Iklan