Anggota Parlemen Ekstrem Kanan Jerman Ingin Buktikan Suriah Negara Aman | JERMAN: Berita dan laporan dari Berlin dan sekitarnya | DW | 15.11.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Kebijakan Pengungsi

Anggota Parlemen Ekstrem Kanan Jerman Ingin Buktikan Suriah Negara Aman

Empat politisi Partai AfD Jerman akan pergi ke Suriah pada hari Senin (18/11) untuk menunjukkan bahwa negara yang dihantam peperangan ini bisa digolongkan sebagai sebuah “negara asal yang aman.”

Ini adalah yang kali kedua sejak Maret lalu politisi-politisi ekstrem kanan dari partai oposisi Jerman, Alternatif untuk Jerman (AfD), pergi ke Suriah. Tujuan mereka adalah untuk menunjukkan, bahwa memulangkan pengungsi ke Suriah akan segera menjadi opsi memungkinkan karena negara tersebut aman, menurut mereka. Dilaporkan bahwa anggota parlemen dari Partai AfD, Udo Hemmelgarn, telah mengkonfirmasi bahwa perjalanan akan segera dilakukan.

Empat perwakilan AfD dari parlemen Jerman dilaporkan akan terbang ke Damaskus pada hari Senin (18/11) dan akan bertemu dengan para perwakilan dari pemerintah Presiden Bashar Assad, lapor stasiun berita Jerman WDR dan NDR.

Pada tahun 2018, setelah kunjungan pertama ke Suriah, anggota-anggota parlemen dari AfD mendorong kebijakan "pemulangan sukarela warga Suriah," alih-alih mendeportasi mereka. Walaupun berhasil mendapatkan dukungan dari beberapa anggota partai konservatif CDU, kebijakan ini ditolak oleh partai-partai sayap kiri.

Apa yang diharapkan AfD?

Seperti dalam kunjungan sebelumnya, para perwakilan berencana mengambil foto-foto untuk menunjukkan kesan negara yang damai. Mereka ingin menggunakannya dalam kampanye media untuk mendesak pemulangan para pengungsi Suriah ke negara asal.

Apa yang disebut kebijakan "remigrasi" sudah menjadi bagian penting dari retorik AfD sejak partai ini dibentuk. Ini adalah istilah yang sering digunakan oleh kelompok-kelompok ekstrem kanan karena ini menyiratkan kembalinya para pendatang ke komunitas etnis masing-masing, tidak harus ke negara atau wilayah tertentu.

Para politisi AfD berencana untuk memulai kampanye tentang Suriah di Parlemen Jerman hari Jumat (15/11).  AfD akan memperkenalkan rencana undang-undang yang akan berupaya untuk "menormalisasi" hubungan Jerman dengan pemerintah Assad. Partai ini juga berpendapat bahwa Assad seharusnya diakui sebagai "satu-satunya perwakilan sah rakyat Suriah." Pandangan ini  berbeda dengan kebijakan Uni Eropa.

AfD juga ingin agar Jerman mengakui pengaruh Rusia di Suriah dan meningkatkan kerja sama dengan Rusia di sana, salah satunya dengan bersama-sama membangun zona aman di Suriah. (ag/ae)

Laporan Pilihan