Afghanistan: Warga Militan Lancarkan Serangan di Jalalabad | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 28.07.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

konflik

Afghanistan: Warga Militan Lancarkan Serangan di Jalalabad

Ledakan dan serangan senjata terdengar di sekitar pusat pelatihan bidan di kota Jalalabad. Beberapa pekan belakangan, kota itu jadi kancah serangan, yang menyebabkan puluhan orang tewas.

Warga militan menyerang pusat pelatihan bidan di daerah timur Afghanistan hari ini, Sabtu 28/07/2018, demikian dinyatakan pemerintah. Serangkaian serangan yang terjadi di kota itu adalah serangkaian kekerasan terakhir yang terjadi di Afghanistan.

Sabtu pagi dilaporkan terdengar sejumlah serangan dan tembakan senjata di sekitar asrama bidan di Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar.

Jurubicara pemerintah lokal, Attaullah Khogyani mengatakan, sebagian pelajar berhasil dievakuasikan. Sejauh ini belum jelas apakah ada korban cedera. Ketika serangan, sedikitnya 67 orang berada di pusat pelatihan tersebut, termasuk pelajar dan guru.

"Serangan mungkin masih berlangsung"

Seorang saksi yang berada di dekat tempat pelatihan bidan mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ia mendengar letusan senjata secara sporadis, dan menduga, serangan mungkin masih berlangsung.

Seorang saksi menggambarkan mendengar sejumlah ledakan. Ia kemudian melihat tiga pria bersenjata memasuki jalan di mana tempat pelatihan bidan berlokasi.

Sampai berita diturunkan, sedikitnya tiga orang dinyatakan cedera dan tembak-menembak berlangsung dengan aparat keamanan. Demikian keterangan saksi dan pejabat pemerintah.

Jalalabad jadi lokasi terjadinya beberapa serangan beberapa bulan belakangan ini, yang menyebabkan terbunuhnya puluhan orang.

Kelompok militan yang menyebut diri Islamis State (IS) menyatakan bertanggung jawab atas sebagian besar serangan. Namun di kawasan Nangarhar, bukan IS saja yang aktif, melainkan juga Taliban.

ml/ap (AFP, Reuters)

 

Laporan Pilihan