1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Iptek

Video: Tinggal di Mars Bukan Sekedar Impian?

Untuk pertama kalinya NASA merilis video animasi tentang konsep konkrit eksplorasi planet Mars. NASA menunjukkan bagaimana manusia nantinya bisa mendiami planet merah ini.

“Ayo anak-anak, siapkan baju, sikat gigi, masukan dalam koper…Kita berangkat, pindah ke Planet Mars…“ Kalimat ini di masa depan mungkin tak lagi sekedar "guyonan" belaka. Puluhan ilmuwan dan insinyur menggelar pertemuan musim gugur lalu untuk membicarakan apa yang mereka butuhkan agar berhasil membangun habitat manusia di Mars.

Dalam pertemuan itu yang diselenggarakan Badan Antariksa NASA itu, para ilmuwan mengevaluasi apa disebut dengan konsep zona eksplorasi di Planet Merah tersebut.

Video yang berikut berisi gambaran misi berawak ke permukaan Mars dan bagaimana merancang suatu kehidupan di Planet Merah ini. Akan dilakukan beberapa ekspedisi dalam rentang waktu satu dekade atau lebih.

Pengiriman manusia ke sini akan dilakukan dalam beberapa tahap. Awak-awak yang dikirim akan melakukan berbagai hal yang menyangkut kepentingan ilmiah di zona eksplorasi yang wilayahnya berada di radius 100 km dari lokasi pendaratan. Wilayah ini dinilai berpotensi penting untuk sains dan teknologi serta pengembangan sumber daya, guna mendukung kehidupan manusia di planet Mars.

Tinggal di Mars

NASA tak hanya ingin datang ke Mars, tancap bendera dan kembali ke bumi, melainkan membuat manusia bisa tinggal di sana. Kalau Anda masih ingat film “The Martian” – karya Scott Ridley-- yang bercerita tentang astronot yang hidup di Mars, di video simulasi berikut juga terlihat rencana bagaimana bisa membudidayakan tanaman di planet ini, agar penghuni Mars bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Para astronot akan membuat habitat tertutup, memasang dan mengoperasikan peralatan pertambangan, dan melakukan riset sambil berpetualang menjelajah planet merah. Para awak akan menghabiskan waktu 300 sampai 500 hari di planet ini. Mereka akan menggunakan zona eksplorasi sebagai markas dan membangun infrastruktur secara bertahap dari waktu ke waktu.

Prioritas: Udara, Makanan, Air dan Bahan Bakar

Para pionir ini harus memproduksi sendiri oksigen, makanan, dan bahan bakar. Oksigen amat penting, karena atmosfer Mars, 96% nya terdiri dari karbon dioksida. Makanan juga penting dipersiapkan, karena makanan kemasan akan kehilangan nilai gizinya setelah beberapa tahun.

Planet Mars dinilai sebagai target yang ideal untuk dieksplorasi. Argumen banyak pakar adalah, karena planet Mars memiliki sumber alam serta potensi air berupa es yang bisa mendukung kru ekspedisi nantinya.

Air menjadi faktor terpenting agar zona eksplorasi bisa dihuni. Air di Mars diyakini terperangkap dalam mineral dan dalam bentuk es. Namun tak diketahui pasti berapa banyak jumlahnya. Air juga bukan hanya untuk diminum dan kebutuhan tanaman. Melainkan juga untuk mendinginkan habitat buatan dan untuk proteksi dari radiasi, serta penting bagi pembuatan propelan yang akan digunakan untuk bahan bakar. Untuk kebutuhan lima awak bermukim di zona itu selama setahun, diperhitungkan dibutuhkan sekitar 100 metrik ton air.

Jika Planet Mars sudah bisa dihuni manusia, apakah Anda juga berminat "bermigrasi" dari Bumi untuk berdomisili di planet merah ini?

ap/as(youtube/nasa)

Laporan Pilihan