1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Tiga Bekas Penjaga Kamp Nazi Ditangkap

Kepolisian Jerman menahan 3 orang bekas penjaga kamp Nazi yang sudah berusia lanjut. Polisi juga menggeledah rumah di tiga kota besar Jerman dan memeriksa beberapa tersangka lain.

default

Kamp tahanan Auschwitz-Birkenau

Polisi di Jerman menggeledah rumah dari sembilan orang bekas penjaga kamp Nazi di Auschwitz. Mereka dituduh terlibat pembunuhan para tahanan di kamp penampungan itu selama Perang Dunia II. Demikian disampaikan kejaksaan di kota Stuttgart, Frankfurt am Main dan Dortmund.

Rumah-rumah yang diperiksa terletak di tiga negara bagian, yaitu Baden-Württemberg, Hessen dan Nordrhein-Westfalen.

Di Baden-Württemberg, ada enam pria berusia antara 88 sampai 94 tahun yang diperiksa. Tiga orang langsung ditangkap dan ditahan di rumah sakit penjara. Seorang tersangka berusia 88 tahun membantah pernah berada di Auschwitz, sementara lima lainnya menolak memberi keterangan.

Di Hessen dan Nordrhein-Westfalen, tiga orang diperiksa karena mereka pernah menjadi penjaga kamp Auschwitz. Seorang tersangka mengaku pernah bekerja di Auschwitz tahun 1942. Polisi menggeledah 14 rumah milik bekas pegawai Nazi itu dan mengamankan surat-surat dan dokumen sebagai barang bukti.

Usia lanjut

Kamp penampungan Auschwitz-Birkenau di Polandia adalah kamp Nazi yang terbesar selama Perang Dunia II. Para tahanan berasal dari berbagai negara Eropa yang dibawa ke tempat ini. Dipekirakan 1,1 juta orang dibunuh di Auschwitz, kebanyakan warga Yahudi.

Petunjuk tentang para tersangka yang sekarang diperiksa berasal dari Pusat Dokumentasi Kejahatan Nazi di Ludwigsburg. Jerman meningkatkan penyidikan dan pengejaran terhadap para penjahat perang Nazi, karena kebanyakan sudah berusia lanjut.

Pusat dokumentasi Wiesenthal Center di Yerusalem menyambut penangkapan yang dilakukan di Jerman. "Usia lanjut para tersangka tidak boleh menjadi halangan untuk melakukan pengusutan sesuai hukum", kata Efraim Zuroff, ketua Wisesenthal Center.

Mengejar penjahat perang

Zuroff menegaskan, ia tidak mencari balas dendam, melainkan keadilan. Wiesenthal Center tahun lalu menggelar kampanye plakat di Jerman untuk mengejar para penjahat perang Nazi yang masih hidup.

Pengejaran terhadap para penjaga kamp Nazi kembali digalakkan setelah vonis bersalah terhadap John Demjanjuk oleh pengadilan München tahun 2011. Demjanjuk yang sudah berusia 91 tahun didakwa membantu pembunuhan di kamp penampungan Sobibur. Ia dinyatakan bersalah karena menjadi alat pembantu pembunuhan. Vonis itu dinilai sebagai lembaran baru, karena selama ini sulit membuktikan kesalahan individual penjaga kamp Nazi.

Demjanjuk yang hidup di Amerika Serikat diekstradisi ke Jerman tahun 2009 dan diadili di München. Setelah vonis bersalah, ia mengajukan naik banding. Tapi kasusnya tidak dilanjutkan karena ia meninggal Maret 2012.

hp/ab (dpa,afp)

Laporan Pilihan