1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Tentara AS Tembak Warga Sipil Afghanistan

Pasukan koalisi menahan anggota militer AS karena menembak warga sipil Afghanistan di provinsi Kandahar. Tentara tersebut dikabarkan beraksi sendirian.

Menurut keterangan pasukan ISAF, tentara Amerika Serikat itu ditahan di Afghanistan setelah menembaki warga sipil hari Minggu (11/3). "Anggota pasukan Amerika Serikat ditahan karena diduga terlibat dalam insiden yang menyebabkan jatuhnya korban di provinsi Kandahar", demikian pernyataan ISAF.

Pada awalnya, gubernur Kandahar Tooryalai Wesa mengatakan kepada kantor berita Reuters, "Informasi yang kami peroleh tiga orang tewas, namun kami tidak tahu nama-nama korban."

Namun, kemudian juru bicara gubernur selatan Kandahar mengatakan kepada AFP, "Pukul 3 dini hari seorang tentara AS meninggalkan markasnya, dan mulai menembaki warga sipil. 10 hingga 16 orang tewas dan cidera."

Helikopter tampak mengitari desa Alkozai di distrik Panjwai, saat delegasi dari kantor gubernur tiba untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Seorang warga Alkozai bercerita kepada kantor berita AP, 16 orang tewas saat tentara AS memasuki tiga rumah yang berbeda dan mulai menembak. 

Penembakan terjadi saat hubungan AS dan Afghanistan menegang setelah insiden pembakaran Al Quran dan materi keagamaan lainnya. Walau pemerintah di Washington secara resmi menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan bahwa pembakaran bukanlah hal yang disengaja, aksi protes dan serangan terjadi yang kemudian menewaskan 30 orang.

Vidi Legowo-Zipperer (ap, rtr)

Laporan Pilihan