1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Taliban Serang Hotel di Kabul

Militan Taliban bersenjata berat menyerbu sebuah hotel terkemuka di Kabul, mengobarkan pertempuran sengit berjam-jam yang melibatkan pasukan Afghnistan dan helikopter tempur NATO.

default

Pasukan komando Afghansitan sesaat setelah mematahkan serangan militan Taliban di hotel Intercontental, Rabu (29/06)

Tembak menembak di hotel Intercontinental berakhir Rabu dini hari (29/06), ketika helikopter tempur pasukan internasional ISAF menyerang dan menewaskan para pemberontak yang berlindung di atap hotel. Ke-8 penyerang yang dilengkapi granat berpeluncur roket dan senjata lain, menyerang hotel Intercontinental, Selasa malam (288/06).

Pertempuran sengit pecah antara penyerang dan polisi serta tentara Afghanistan yang menjaga ketat hotel yang kerap dikunjungi tamu barat dan orang-orang penting.

Sebagian penyerang ditembak mati polisi, sementara lainnya meledakkan diri sendiri. Sebuah helikopter tempur NATO tiba dan membunuh pengacau yang tersisa dalam pertempuran akhir di atap hotel yang menamatkan serangan lebih dari 5 jam itu.

Serangan terjadi sepekan setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan fase penarikan pasukan asing. Serangan ini juga menambah keraguan tentang kemampuan aparat keamanan Afghantian untuk memerangi pemberontak. Diperlukan sebuah helikopter NATO untuk menyudahi aksi para penyerang. Sementara para instruktur NATO membantu polisi Afghanistan dalam menanggapi serangan.

Seorang petugas resepsionis hotel mengatakan, setelah sejumlah ledakan, para penyerang memasuki hotel Selasa malam (28/06) dan menuju ruang pertemuan utama. Beberapa membawa alat pemutar musik yang memainkan lagu-lagu perang Taliban dan menembaki siapapun yang mereka lihat. Para tamu meloncat dari lantai dua dan tiga untuk menyelamatkan diri.

Ke-8 penyerang tewas, juga dua polisi. Delapan orang lainnya luka-luka, menurut Kementrian Dalam Negeri. Rabu (29/06), polisi menyelidiki hotel, dari kamar ke kamar, untuk memeriksa adanya korban lain atau ancaman keamanan berikutnya.

Hotel milik pemerintah yang dibangun tahun 60-an itu bukan bagian dari rantai hotel internasional Intercontinental. Hotel tersebut dibangun di lereng bukit sebelah barat Kabul dengan benteng di sekelilingnya. Selama bertahun-tahun, hotel ini merupakan hotel utama di Kabul dan kerap digunakan untuk konferensi dan tempat menginap para tamu Barat.

Ketika para penyerang menyerbu Selasa malam, di hotel itu tengah berlangsung sebuah pesta perkawinan besar. Di hotel itu juga menginap anggota delegasi peserta konferensi keamanan yang sedianya akan dilangsungkan Rabu ini. Konferensi dua hari mendiskusikan transisi di Afghanistan itu akan digelar di gedung pemerintah di pusat Kabul. Pemerintah mengatakan, walau terjadi serangan, konferensi tetap akan dilangsungkan Rabu ini.

Kekerasan melebar ke penjuru Afghanistan sejak Taliban mengumumkan dimulainya serangan musim semi, awal bulan Mei. Meningkatnya aksi kekerasan terjadi saat pasukan NATO bersiap untuk menyerahkan tanggungjawab keamanan kepada aparat Afghanistan di tujuh wilayah mulai bulan depan, pada awal transisi bertahap yang akan berakhir dengan ditariknya semua pasukan tempur asing, akhir 2014.

Renata Permadi/afp,dpa,rtr

Editor: Hendra Pasuhuk

Laporan Pilihan