1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Serangan Bom di Irak, Jaringan Al Qaida Mengaku Bertanggungjawab

Setelah serangkaian serangan bom di Irak yang menewaskan sedikitnya 56 orang, menurut laporan media, kelompok yang dekat dengan al Qaida mengaku bertanggungjawab.

Kelompok jaringan Al Qaida di Irak menyatakan bertanggung jawab atas serangkaian serangan bom yang mengguncang Irak, Selasa (20/039. Dikatakan, serangan ditujukan untuk menggagalkan rencana keamanan bagi KTT Liga Arab pekan depan di Baghdad dan untuk menunjukkan betapa buruknya persiapan kemanan yang dilakukan pemerintah menjelang KTT.

Dalam pposting di forum internet, Rabu (21/03), kelompok yang menamkan diri Negara Islam Irak mengatakan, menargetkan serangan pada “persiapan bodoh“ pemerintah untuk konferensi. “Dalam beberapa jam seluruh tindakan keamanan yang dilakukan pemerintah Syiah hancur,“ demikian tertulis dalam pernyataan yang disampaikan kelompok ini.

Serangan bom, Selasa (20/03), terjadi di beberapa kota di Irak, menewaskan sedikitnya 46 orang dan melukai sekitar 250 orang lainnya. Beberapa serangan ditujukan pada pos-pos polisi dan pos pemeriksaan keamanan.

Bukan Risiko bagi KTT

Pemerintah Irak menganggap rangkaian serangan terbaru ini bukanlah merupakan satu ancaman bagi penyelenggaraan konferensi. Duta Besar Irak di Liga Arab Kais Assawi mengatakan, serangan terjadi jauh di luar Zona Hijau, wilayahh di mana konferensi digelar. Wilayah yang dinamakan Zona Hijau ini mendapat penjagaan ekstra ketat, dikelilingi tembok beton dan dibangun beberapa pos pemeriksaan keamanan.

Pemerintah Irak telah meningkatkan keamanan menjelang KTT Liga Arab, yang akan diselenggarakan di Irak untuk pertama kalinya sejak lebih dari 20 tahun lalu. Para delegasi Liga Arab akan berkumpul di Baghdad, 27-29 Maret.

Yuniman Farid (dpa/ap/afpp)

Editor: Andy Budiman

Laporan Pilihan