1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Senat AS Setujui Pembahasan RUU Sistem Kesehatan

Upaya meloloskan RUU Reformasi Sistem Kesehatan oleh Presiden Barack Obama kini selangkah lebih maju. Senat Minggu malam (22/11) menyetujui pembahasan RUU secara formal. Namun keretakan di tubuh Demokrat tetap mengancam

default

Katina Economou, 79, dari Potoma berdemonstrasi mendukung pengesahan RUU Sistem Kesehatan

Perjuangan Presiden Barack Obama untuk meloloskan Undang-Undang Reformasi sistem Jaminan Kesehatan melalui Senat baru saja dimulai, kata seorang Senator Partai Republik Minggu malam seusai pemungutan suara.

Sebaliknya Senator Demokrat seperti Charles Schummer dari New York memuji hasil pemungutan suara sebagai dorongan moral bagi langkah reformasi. "Ini merupakan lompatan jauh," ujarnya.

Sebaliknya Senator Tom Coburn dari Partai Republik menekankan, "Rancangan Undang-undang ini tidak menjamin perbaikan bagi sistem kesehatan yang sedang sakit. Karena ia cuma manjur untuk gejalanya saja dan tidak untuk penyakitnya."

Asuransi Negara

Rancangan perundangan yang kini sedang digodok di Senat menganggarkan dana sebesar 850 Milyar US-Dollar untuk jangka waktu selama sepuluh tahun. Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk mengakomodasi jutaan warga Amerika ke dalam sistem jaminan kesehatan.Selain itu perusahaan asuransi kini dilarang menolak konsumen lantaran riwayat penyakit.

Reformasi tersebut nantinya juga akan memberi tempat bagi perusahaan asuransi pelat merah yang diharapkan akan memperketat persaingan merebut konsumen. Meski demikian, pemerintahan di negara bagian sendiri yang harus memutuskan apakah akan menawarkan asuransi negara atau tidak.

Partai Republik mengritik tajam rancangan Undang-undang terbaru itu lantaran dianggap terlalu mahal. Selain itu reformasi dikhawatirkan akan memperburuk kualitas pelayanan kesehatan karena negara mengambil peran kontrol. Para Senator Demokrat tampak berupaya untuk menangkal kritik tersebut. Namun selama jalannya perdebatan semakin jelas, bahwa kubu Demokrat sendiri belum sepenuhnya menyepakati butir-butir yang tertera dalam RUU tersebut.

Hanya Kemenangan kecil

Pasalnya hasil pemungutan suara hari Minggu malam yang membuka jalan bagi rancangan perundangan untuk diperdebatkan di Senat, tidak serta-merta berarti Senat akan segera meloloskan RUU tersebut.

Seorang Senator Demokrat yang dikenal skeptis misalnya meloloskan rancangan undang-undang ke etape kedua di Senat hanya dengan janji bantuan keuangan bagi negara bagian yang diwakilinya. Ia juga menambahkan, bahwa sikapnya itu bukan berarti dukungan bagi rencana reformasi Obama.

Pun Senator Ben Nelson dari Nebraska mengisyaratkan, rancangan undang-undang kesehatan yang baru masih harus digodok untuk mengakomodir berbagai pandangan di Senat. „Misalnya saja, dana untuk membiayai sistem yang baru tidak cukup diturunkan, itu membuat saya khawatir."

Mengandalkan Keretakan di Tubuh Demokrat

Kubu Republik mengandalkan keretakan yang muncul di tubuh Demokrat sendiri. Diyakini, jika dalam minggu-minggu ke depan rancangan undang-undang tersebut dibahas di Senat, Demokrat akan tenggelam dalam perdebatan di dalam fraksi.

Strategi Republik jelas, jika mereka tidak dapat menggagalkan reformasi kesehatan, maka mereka setidaknya berencana menghambat proses pengesahan dengan segala cara. Seorang Senator Republik mengumumkan, Partainya akan memulai "perang suci untuk mengulur waktu." Namun Senator Republik yang lain, John Kyl dari Arizona tidak menganggap serius seruan tersebut.

„Ini bukan tentang memperlambat atau menghambat. Ini soal waktu yang dapat kita gunakan untuk memahami apa yang tertulis dalam rancangan tersebut, biaya sebesar apa yang dibutuhkan dan apa pengaruhnya terhadap hidup kita," tandasnya.

Presiden Barack Obama sebenarnya telah memerintahkan jajarannya untuk mematangkan rancangan undang-undang tersebut sebelum akhir tahun. Namun melihat situasi di Senat, tenggat waktu tersebut tampaknya akan sulit untuk dipenuhi. Senat AS memang diyakini akan siap untuk menggelar pemungutan suara sebelum hari Natal.

Jika proses perdebatan berjalan lancar dan kubu Demokrat berhasil menyudahi perdebatan di tubuh fraksi, rancangan undang-undang dari Senat harus terlebih dahulu disatukan dengan rancangan yang telah disepakati sebelumnya oleh Kongres. Washington memperkirakan, pengesahan undang-undang dapat dilakukan awal tahun depan.

Sabine Müller/Rizki Nugraha

Editor: Dyan Kostermanns

Laporan Pilihan