1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Merkel Disambut Ramah di Cina

Setelah Kamis (15/07) di Yekaterinburg, Angela Merkel memuji hubungan persahabatan Jerman Rusia, Jumat (16/07) dalam kunjungannya di Beijing, Kanselir Jerman Angela Merkel menyepakati kerjasama lebih erat dengan Cina.

default

Kanselir jerman Merkel disambut upacara militer dan PM Cina Wen Jiabao saat tiba di Beijing (16/07)

Dengan penghormatan militer, Jumat (16/07) pagi, Kanselir Merkel disambut di Balai Agung Rakyat di Beijing. Akibat cuaca yang panas dan lembab, dan mungkin juga akibat smog, upacara militer itu dipindahkan ke gedung di barat Lapangan Tiananmen.

Merkel disambut ramah di Cina. Perdana Menteri Wen Jiabao meluangkan waktu lama untuk berbicara dengan Kanselir Angela Merkel. A

Dan dalam konferensi pers kedua pihak menyampaikan kerjasama lebih erat, "Kami dapat menempatkan hubungan ini pada tingkat yang sama sekali baru. Kami memiliki kemitraan strategis, yang masih dapat diperluas di masa depan. Saya pikir, hal ini benar dan penting, bahwa hal ini diwujudkan dalam konsultasi teratur pimpinan pemerintahan kedua negara, yang di waktu mendatang akan kami lakukan satu tahun sekali."

Perdana Menteri Wen Jiabao memuji hubungan bilateral kedua negara yang kali ini berada dalam aksen ekonomi. Dikatakannya hubungan Jerman-Cina berhasil melewati ujian dalam krisis keuangan internasional. Ia juga memuji kesepakatan erat kedua negara dalam mengatasi krisis itu.

Meski demikan ada pula nada kritis. Merkel mengingatkan peluang lebih besar bagi perusahaan Jerman di Cina, "Saya telah menunjukkan, bahwa kami memandang pentingnya persyaratan investasi yang sepadan bagi perusahaan-perusahaan asing di Cina. Kami ingin tidak adanya hambatan dan juga ingin melanjutkan kembali pembicaraan tentang perlindungan hak cipta."

Dalam kesempatan itu Merkel menolak permintaan Cina agar Uni Eropa kini mengakui status Cina sebagai ekonomi pasar. Hal yang dapat memudahkan ekspor barang-barang Cina ke Eropa. Namun Merkel mengatakan, belum semua kriteria untuk itu terpenuhi, misalnya dalam perlindungan hak cipta.

Perbedaan mendasar terjadi dalam forum dialog Jerman-Cina pagi tadi menyangkut tema peran media. Sementara Kanselir Merkel menekankan fungsi penjelasan dan kritis media, Wen Jiabao kedengarannya berbeda, "Media sebaiknya lebih memberitakan hal-hal positif persahabatan dan kerjasama Jerman-Cina. Juga komunikasi antara warga muda akan lebih bermanfaat bagi kedua negara maupun seluruh dunia.“

Tapi perbedaan nada antara Merkel dan Wen tampaknya tidak dapat membayangi hubungan antara keduanya. Sebagai tanda sikap persahabatan, Sabtu (17/07), Perdana Menteri Wen Jiabao akan menemani Kanselir Merkel mengunjungi kota Xi'an. Di salah satu dari empat ibukota kuno Tiongkok itu, Kanselir Merkel ingin mengunjungi Prajurit Terakota yang termashur.

Ruth Kirchner/Dyan Kostermans

Editor: Anggatira Gollmer

Laporan Pilihan