Israel Bangun Tembok di Perbatasan Libanon | dunia | DW | 30.04.2012
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Israel Bangun Tembok di Perbatasan Libanon

Sebagai realisasi rencana yang diumumkan Januari lalu, Israel mulai membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Libanon untuk meredam serangan di Metulla.

Tentara Israel berpatroli di perbatasan dengan Libanon

Tentara Israel berpatroli di perbatasan dengan Libanon

Pembangunan tembok dimulai hari Senin (30/4) yang akan membentang sepanjang 1 kilometer di perbatasan Israel dengan Libanon. Saat ini pagar kawat telah berdiri di sepanjang perbatasan. Namun pejabat Israel menyatakan perlindungan ekstra dibutuhkan untuk melindungi kota Metulla dari serangan yang berasal dari Libanon.

"Pembangunan tembok dimaksudkan untuk mencegah aksi tembak dari sisi Libanon ke sisi Israel," tegas Kolonel Amit Fisher, seorang komandan perbatasan, kepada radio Israel. "Dalam satu setengah tahun terakhir terjadi sejumlah insiden."

Tembok rencananya dibangun setinggi 5 hingga 7 meter.

Israel mengumumkan proyek pembangunan tembok bulan Januari lalu dengan alasan sebuah gedung apartemen yang baru dibangun dapat menjadi target empuk penembak jitu dari sebuah kota Libanon, Kfar Kila.

Meski kedua negara secara teknis tidak dalam keadaan perang, para pejabat militer bertemu secara reguler untuk mengkoordinasikan keamanan sepanjang perbatasan mereka.

Tahun 2006, Israel berperang melawan gerilyawan Hizbullah di Libanon, dan gencatan senjata berhasil dipertahankan sejak itu.

cp (dw, Reuters, AFP)

Laporan Pilihan