1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosbud

Indonesia Negara Mitra ITB Berlin 2013

Pameran Pariwisata Internasional ITB Berlin 2012 berakhir Minggu (11/03). Tahun depan negara mitra pameran pariwisata paling akbar dunia itu adalah Indonesia.

Eine Frau posiert am Sonntag, 9. Maerz 2008, dem letzten Tag der Tourismus-Messe ITB in Berlin in einem indonesischen Kostuem. Fuenf Tage lang zeigten 11.147 Aussteller aus 186 Nationen in den Berliner Messehallen Neuigkeiten der internationalen Tourismus Branche.(ddp images/AP Photo/Miguel Villagran) ---A women poses at the stand of Indonesia at the tourism fair ITB in Berlin, Germany, on Sunday, March 9, 2008. About 11,147 exhibitors from 186 countries presented their offers of the international tourism economy. (ddp images/AP Photo/Miguel Villagran)

Pameran ITB ke-46 di Berlin

Sejak 43 tahun Indonesia ikut serta dalam Pameran Pariwisata Internasional ITB Berlin. Selama beberapa tahun terakhir jumlah turis ke Indonesia meningkat, demikian dikatakan Menteri Pariwisata Dr. Mari Elka Pangestu. Selain itu kemitraan dengan ITB Berlin tahun 2013 mempertinggi harapan pertumbuhan kontinyu dalam sektor pariwisata.

Mari Pangestu menekankan bahwa turis Jerman dalam statistik hanya menempati peringkat ke 13 dari daftar turis asing yang mengunjungi Indonesia. Tahun 2010 lebih dari 145 ribu turis Jerman berlibur ke Indonesai, ini merupakan kenaikan 13 persen. Dengan demikian Jerman menempati ranking ketiga jumlah wisatawan Eropa, setelah Perancis dan Belanda. „Bagi kami Eropa adalah pasar yang amat penting,“ disimpulkan Mari Pangestu. Tahun 2012 targetnya adalah kedatangan 150 ribu turis Jerman di Indonesia.

Secara keseluruhan jumlah turis ke Indonesia meningkat 9 persen, dan jumlah 7,6 juta wisatawan merupakan rekor tertinggi jumlah kedatangan turis dalam sejarah pariwisata Indonesia. Pendapatan dari sektor pariwisata meningkat 21 persen, yakni berkisar 8,5 milyar dollar AS.

Kemudahan Proses Pemberian Visa

Duta besar RI di Jerman Eddy Pratomo menambahkan, sedang diupayakan secara intensif memudahkan persyaratan pengajuan visa. “Semakin mudah pengeluaran visa, semakin baik efeknya bagi turis asing ke Indonesia,” dikatakan Pratomo. Saat ini misalnya sudah ada visa jangka panjang sampai 60 hari, atau untuk kategori senior bahkan sampai satu tahun.

Eddy Pratomo, indonesischer Botschafter in Deutschland beim Besuch der Deutschen Welle am 19.01.2011 im Gespräch mit Thomas Bärthlein/Südasien-Redaktion Foto: Alexandra Schottka DW-Kommunikation

Dubes Indonesia di Jerman Eddy Pratomo

Pengeluaran visa akan berlangsung tanpa banyak masalah. Langsung di Kedubes Indonesia proses pengurusan visa hanya berlangsung satu jam. Tapi argumen utama dibanding saingan negara tujuan pariwisata lainnya masih berkaitan dengan harga dan tawaran jasa di Indonesia. “Kami menawarkan layanan bintang lima dengan harga bintang tiga.” Demikian diyakinkan Menteri Pariwisata Pangestu pada ITB 2012 di Berlin.

Iklim Bisnis Menggairahkan ITB Berlin 2012

Selama digelarnya Pameran Pariwisata Internasional ITB 2012 di Berlin (07 – 11/03) hadir lebih dari 113 ribu pengunjung dari sektor pariwisata, 44 ribu diantaranya dari luar negeri. Sementara pameran ITB sendiri diikuti lebih dari 10.500 peserta dari 187 negara.

Sie wurden am 07.03.2012 gemacht. Copyright: Frank Senftleben/Embratur. Selbstverständlich können Sie die Fotos honorarfrei verwenden. Zugestellt von Mariana Santos.

Pengunjung bisnis juga penuhi pameran ITB 2012

Direktur Messe Berlin Dr. Christian Göke menarik neraca positif. "Ada 2200 lebih banyak pengunjung bisnis dari sektor pariwisata dibanding tahun lalu, iklim bisnis yang luar biasa dan penciptaan hubungan bisnis lebih efisien melalui ITB Buyers Circle mengkonfirmasi posisi unggul ITB Berlin di dunia." Göke menambahkan, akibat tantangan politk dan ekonomi, Kongres ITB Berlin menetapkan tema yang tepat. Para pakar menunjukkan strategi solusi terkait kesinambungan dan teknologi berbasis smartphone. ITB Berlin dapat membuktikan posisinya sebagai plattform pengetahuan nomor satu di industri pariwisata internasional.

Dyan Kostermans/dpa/ots/itb-berlin.de

Editor: Hendra Pasuhuk

Laporan Pilihan