1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Bankir Swiss Takut Bepergian ke Amerika

Sebuah koran Swiss memberitakan, para bankir takut ditangkap petugas pajak Amerika Serikat. Minggu lalu, bekas manajer bank UBS ditangkap di Italia atas permintaan AS.

Harian Swiss Le Matin Dimanche melaporkan, banyak bankir Swiss yang sekarang khawatir bepergian ke luar negeri karena takut ditangkap. Amerika Serikat mengeluarkan perintah penangkapan kepada banyak bankir Swiss yang dituduh membantu warga Amerika Serikat menggelapkan pajak dan menyimpan uang di Swiss.

Dalam laporan itu, Le Matin Dimanche mewawancarai Ketua Kamar Dagang Swiss-Amerika, Martin Naville. "Menurut pendapat saya, ada sekitar 1000 bankir Swiss yang tidak berani pergi ke Amerika lagi, bahkan ada yang takut ke luar negeri", kata Naville sebagaimana dikutip Le Matin Dimanche.

Kepada kantor berita Reuters, seorang bankir Swiss mengatakan, mereka hanya akan berlibur di Swiss. Situasinya benar-benar gawat, tambahnya. Padahal bisnis perbankan adalah salah satu pilar penting dalam perekonomian Swiss.

Peringatan dari perusahaan

Asosiasi Pegawai Perbankan Swiss mengatakan, mereka memang memperingatkan pegawainya yang pernah bekerja dengan klien di Amerika Serikat agar tidak melakukan perjalanan ke Amerika.

Amerika Serikat menuduh banyak bankir Swiss yang menerima jutaan dollar dari warga AS yang tidak membayar pajak. Swiss memang sering dituduh sebagai negara tempat para penggelap pajak menyimpan uangnya, karena aturan kerahasiaan bank yang ketat. Uni Eropa sudah sering mengeritik Swiss karena kebijakan itu.

Amerika Serikat sekarang berusaha menangkap para bankir yang terbukti sengaja membantu kliennya melakukan penggelapan pajak dan menyimpan uangnya di Swiss. "Amerika sudah membuktikan bahwa mereka serius melakukan pengusutan dan sekarang mendapat bantuan dari negara-negara Uni Eropa", tulis Le Matin Dimanche.

Ditangkap di Italia

Le Matin Dimanche melaporkan, saat ini Amerika sedang mengusut sekitar 30 bankir, tapi nama mereka dirahasiakan.

Minggu yang lalu, bekas manajer bank UBS, Raoul Weil, 54 tahun, ditangkap di Italia ketika melakukan perjalanan ke Bologna. Ia sekarang berada dalam tahanan dan sedang menunggu ekstradisi ke Amerika Serikat. Sebuah pengadilan Amerika Serikat mendakwa Raoul Weil terlibat konspirasi penggelapan pajak tahun 2008. Weil dan kliennya dituduh menyembunyikan sekitar 15 juta Euro di Swiss.

Weil sedang berlibur bersama istrinya ketika ia ditangkap. Polisi Italia melakukan penangkapan karena ada permintaan Interpol dari Amerika Serikat. Weil membantah semua tuduhan dan berusaha mencegah ekstradisinya lewat pengadilan di Italia.

Seorang bankir yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, ia sekarang bahkan tidak berani meninggalkan Zurich, karena takut ditangkap polisi.

Kasus penggelapan pajak baru-baru ini juga jadi berita besar di Jerman, setelah ketua klub sepakbola Jerman FC Bayern, Uli Hoeneß, mengaku punya rekening gelap di bank Swiss. Hoeneß mengaku melakukan penggelapan pajak bernilai jutaan Euro, setelah pihak kejaksaan di Jerman mulai melakukan pengusutan.

hp/ab (afp, rtr)

Laporan Pilihan