Zschäpe Pakai Ruang Sidang Sebagai Panggung | dunia | DW | 07.05.2013
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Zschäpe Pakai Ruang Sidang Sebagai Panggung

Setelah dua keberatan yang diajukan pengacara Zschäpe, Pengadilan München menetapkan waktu proses berikutnya pertengahan Mei. Sampai saat itu ruang sidang ibarat panggung besar bagi Beate Zschäpe.

Beate Zschaepe, a member of the neo-Nazi group National Socialist Underground (NSU) enters the court before the start of her trial in Munich May 6, 2013. The surviving member of NSU blamed for a series of racist murders that scandalised Germany and shamed its authorities goes on trial on Monday in one of the most anticipated court cases in recent German history. The trial in Munich will focus on 38-year-old Zschaepe, who is charged with complicity in the murder of eight Turks, a Greek and a policewoman between 2000-2007, as well as two bombings in immigrant areas of Cologne, and 15 bank robberies. REUTERS/Michael Dalder (GERMANY - Tags: POLITICS CRIME LAW)

Beate Zschäpe pada hari pertama proses sidang NSU

Tersangka teroris perempuan itu tersenyum dan bercanda di depan pandangan mata yang tajam dari 80 anggota keluarga korban, yang hadir sebagai penggugat pendamping. Wajah dan pandangan mereka tampak penuh ketidakmengertian. Tidak mengerti mengapa tergugat yang dituduh melakukan pembunuhan terhadap 10 orang di depan anggota keluarga korban bisa tampil begitu tanpa beban.

Orang hampir memiliki kesan Beate Zschäpe demikian gembira, bersemangat dan santai, menghadapi dunia dengan terbuka dan penuh percaya diri, saat memasuki ruang sidang. Selama 20 bulan terakhir, sejak terbongkarnya kelompok NSU dan Zschäpe menjadi topik utama berbagai media, ia seolah menjadi bintang besar dan wajahnya banyak menghiasi media massa.

Semakin ia berusaha menghindari fotografer yang sejak berpekan-pekan dan berbulan-bulan menunggu untuk memberitakan dimulainya proses historis itu, semakin besar upaya fotografer mencari jalan untuk bisa membidik foto Zschäpe. Beate Zschäpe memunggungi fotografer saat memasuki panggung besar ruang sidang dan tidak satu kalipun memutar arah ke puluhan fotografer dan cameraman yang berposisi di tengah ruangan.

Die Angeklagte Beate Zschäpe (M - rechts) steht vor Beginn des Prozessauftaktes im Gerichtssaal mit ihren Anwälten Wolfgang Stahl (l), Wolfgang Heer (r) und Anja Sturm zusammen und dreht den Zuschauern den Rücken zu. Vor dem Oberlandesgericht beginnt heute der Prozess um die Morde und Terroranschläge des «Nationalsozialistischen Untergrunds» (NSU). Das Verfahren gilt schon heute als einer der bedeutendsten Strafprozesse in der Geschichte der Bundesrepublik. Foto: Peter Kneffel/dpa +++(c) dpa - Bildfunk+++

Zschäpe dikelilingi pengacaranya di Ruang Sidang Pengadilan München (06/5)

Baru ketika para jurnalis gambar atas perintah hakim harus meninggalkan ruang sidang, Zschäpe membalikkan tubuhnya. Ketika semakin banyak fotografer melalui celah bangku dan kursi para pengacara penggugat pendamping, penerjemah dan petugas pengadilan berusaha memperoleh foto profil dari Zschäpe, pengacaranya Wolfgang Stahl, Wolfgang Heer dan Anja Sturm mengambil posisi mengelilingi Zschäpe. Sampai sebagian dari 30 polisi berseragam di ruang sidang bergegas membantu ketiga pengacara itu dan dengan tegas dan keras menghalangi para fotografer. Empat tersangka lainnya yang digugat "karena membentuk perhimpunan teroris", demikian yang terpampang pada papan resmi di pintu masuk pengadilan, tampak terlihat lega, karena bukan mereka yang menjadi sorotan perhatian para jurnalis gambar.

Proses Ditunda Sampai 14 Mei

Fungsionaris NPD Ralf Wohlleben, tetap berkonsentrasi penuh dan tidak terpengaruh oleh kehebohan di sekitarnya serta dengan tenang mempelajari akte-akte. Ia berambut cepak dan mengenakan kemeja elegan bergaris abu-abu. Sementara Carsten S. (41) yang selalu melipat kedua tangannya seolah ia ingin berdoa. Sementara tersangka yang diduga keluar dari haluan radikal kanan Holger G. (38) duduk tidak bergeming di belakang bangku tersangka. André E. (33) melipat lengannya ke dada, kedua tangannya penuh dengan tato.

Tapi keempat pria di samping Beate Zschäpe hanya menjadi figuran dalam proses pengadilan NSU, yang dipimpin hakim ketua Manfred Götzl pada Senin (06/5) di Pengadilan München.

 LINK: http://www.dw.de/dw/article/0,,16795009,00.html

Laporan Pilihan

Iklan