Warga Jerman yang Telah Divaksin Dibebaskan dari Aturan Pembatasan | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 07.05.2021
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Wabah Corona

Warga Jerman yang Telah Divaksin Dibebaskan dari Aturan Pembatasan

Warga Jerman yang telah mendapaz vaksin atau pernah terinfeksi corona dan pulih dapat segera menikmati kelonggaran pembatasan saat berbelanja dan bertemu teman. Aturan baru tersebut akan berlaku mulai Sabtu (08/05).

RUU baru Jerman

Aturan mulai diterapkan dua minggu setelah menerima vaksinasi terakhir

Parlemen Jerman pada Kamis (06/05) menyetujuig aturan baru yang memberikan hak khusus kepada orang-orang yang telah divaksinasi atau telah pulih dari COVID-19. Undang-undang tersebut diperkirakan akan segera disahkan majelis tinggi Bundesrat pada Jumat (07/05) dan bisa mulai berlaku pada Sabtu (08/05).

Keistimewaan aturan baru

Pemberlakuan jam malam dan pembatasan kontak tidak lagi berlaku bagi warga Jerman yang telah divaksinasi atau pulih sepenuhnya dari infeksi corona. Mereka juga dibebaskan dari aturan pembatasan pertemuan pribadi dengan beberapa orang lainnya.

Mereka akan diperlakukan sama dengan orang yang dinyatakan negatif corona ketika melakukan kegiatan berbelanja atau pergi ke salon.

Tetapi mereka tetap harus memakai masker, menjaga jarak, dan tidak dapat mengunjungi restoran dan hotel, karena di sebagian besar negara bagian federal masih ditutup sementara.

Kewajiban karantina juga akan dicabut bagi orang yang telah menerima dosis vaksin terakhir (setidaknya 14 hari sebelumnya) dan yang telah pulih dari COVID-19, antara 28 hari hingga enam bulan lalu dan memiliki tes PCR negatif.

Siapa yang mendukung RUU itu?

Partai CDU, CSU dan mitra koalisi mereka, SPD mendukung RUU tersebut, seperti halnya Partai Hijau dan Partai Kiri. Sementara Liberaldemokrat FDP abstain, dan partai ultra kanan AfD menolak aturan itu.

Menteri Kehakiman Federal Christine Lambrecht menyebut aturan itu sebagai "langkah penting dan keharusan bagi supremasi hukum."

Lambrecht membela aturan tersebut dengan mengatakan bahwa hak-hak dasar harus dikembalikan. Ini adalah "langkah penting dan keharusan konstitusional." Dia mendesak warga untuk bekerja "secara bertanggung jawab" untuk memastikan bahwa setiap orang dapat segera kembali ke keadaan normal.

FDP mengkritik RUU itu tidak cukup, dengan mengutip fakta bahwa hotel, restoran, dan pusat kebugaran akan sepenuhnya dikecualikan.

Berapa banyak orang yang telah divaksinasi?

Menurut Institut Robert Koch (RKI), 30,6% penduduk Jerman telah menerima setidaknya satu kali suntikan vaksin. Sekitar 8,6% populasi telah divaksinasi penuh.

Vaksinasi meningkat pesat di Jerman, mencapai dua kali lipat dari 1 juta dosis vaksin yang diberikan dalam satu hari.

ha/hp (AFP, Reuters, dpa, KNA, epd)

Laporan Pilihan