Video: Simulasi Mencegah Tragedi Desak-Desakan | dunia | DW | 25.09.2015
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Video: Simulasi Mencegah Tragedi Desak-Desakan

Massa amat besar di satu lokasi kecil, seperti saat melempar jumrah di Mina, dari sudut ilmiah adalah fenomena yang dengan mudah bisa menjadi bencana besar. Ada simulasi ilmiah untuk mencegah terjadinya panik massal.

"Ini fenomena fisik bukan psikologis", ujar Dirk Helbig, profesor komputasi ilmu sosial di Universitas Zürich, Swiss menanggapi tragedi Mina yang menewaskan lebih 700 orang dan melukai lebih 800 lainnya.

Jika densitas kerumunan massa amat tinggi dalam lokasi sempit, gerakan tubuh akan ditransfer dengan cepat ke tubuh yang lainnya. Energi ini bertambah besar dengan cepat dan bisa memicu gerakan massa tidak terkendali yang menjadi bencana.

Untuk mencegah terjadinya tragedi desak-desakan, panik massal dan terinjak-injaknya massa hingga menimbulkan korban jiwa cukup banyak, ilmuwan dari pusat riset ilmiah Jerman di Jülich membuat simulasi ilmiahnya dalam proyek BASIGO.

Tonton video 03:36
Live
03:36 menit

Simulasi Mengelola Arus Massa

Simulasi menawarkan cara ilmiah untuk mencegah bencana. Namun kondisi tidak selalu ideal. Terbukti, walau sudah dilakukan upaya perbaikan infrastruktur dan tambahan petugas keamanan, tragedi seperti di Mina bisa terulang setiap waktu.

as/vlz (ap,inovator)

Laporan Pilihan

Audio dan Video Terkait