Usulan Strategi Iklim Bush | dunia | DW | 01.06.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Usulan Strategi Iklim Bush

Hanya beberapa hari menjelang pertemuan puncak G-8 di Heiligendamm, secara mengejutkan Presiden AS George W. Bush menyampaikan strategi iklim.

George W. Bush

George W. Bush

Selama ini George W. Bush bersikap keras kepala, tapi sekarang ia ingin mengambil alih peran pionir dalam mengatasi pemanasan iklim global. Paling tidak dalam pernyataannya

„Sampai akhir tahun depan Amerika Serikat dan negara lainnya akan menetapkan sasaran jangka panjang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Untuk mengembangkan hal ini, akan dilakukan sejumlah pertemuan di antara bangsa-bangsa yang melepaskan emisi tertinggi, termasuk juga India dan Cina.“

Dua negara berkembang yang menolak menandatangani Protokol Kyoto, yang juga menjadi salah satu alasan Bush untuk tidak menandatangani kesepakatan yang mengatur batas pemakaian emisi gas rumah kaca. Berbeda dengan dulu Bush tidak melihat kepentingan lebih lanjut bagi penelitian intensif di bidang iklim

„Di tahun-tahun terakhir ilmu pengetahuan memperdalam pengertian kami tentang perubahan iklim dan membuka peluang baru penyelesaian masalah. Amerika Serikat menganggap serius masalah tersebut.“

Suatu pernyataan yang sudah dilontarkan Bush saat kunjungan terakhir Kanselir Jerman Angela Merkel di Washington. Dan bagi Merkel hal itu sudah dipandang sebagai kemajuan besar. Walaupun jika memandang batas nilai internasional hal tersebut tidak mengalami kemajuan

„Perubahan iklim paling baik diperangi dengan teknologi baru, dan untuk itu Amerika Serikat cukup maju. Kami berada di ambang perubahan besar yang akan membantu kami dalam perlindungan iklim.“

Agar teknologi lingkungan di dunia dapat lebih cepat digunakan bersama, Bush mendesak dihapusnya pembatasan bea cukai internasional secepat mungkin. Pertemuan 15 negara penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia menurut rencana Bush akan dimulai musim gugur tahun ini. Bush juga menekankan bahwa pada enam tahun terakhir masa jabatannya ia telah bertindak banyak. 12 milyar dollar dana untuk penelitian dan pengembangan teknologi baru, peningkatan energi nuklir, energi alternatif, pengembangan bahan dasar

„Kami ingin mengurangi pemakaian bensin dalam sepuluh tahun mendatang sebesar 20 persen. Hal yang tidak hanya baik bagi keamanan nasional kami tapi juga bagi perlindungan iklim. Kami mengambil alih pimpinan, dan ini pesan saya kepada negara-negara G Delapan.“

Pertanda buruk bagi pertemuan puncak ke-7 negara industri dan Rusia di Heiligendamm, yang mana perlindungan iklim dijadwalkan sebagai tema utama. Dimana sebenarnya Angela Merkel sudah ingin menetapkan sasaran bersama perang melawan pemanasan iklim global. Antara lain menurunkan pelepasan CO 2 sebesar 50 persen sampai tahun 2050. Sasaran yang selama ini ditolak Bush yang juga dengan strategi baru iklimnya tidak menunjukkan kesediaan berkompromi.

Iklan