Usia Lanjut Bukan Halangan untuk Ambisi Memulai Pertanian Organik | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW | 07.04.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Sosbud

Usia Lanjut Bukan Halangan untuk Ambisi Memulai Pertanian Organik

Siapa tidak merasa mendapat kehormatan untuk bertemu dengan dua orang tua di desa Tra Que di Vietnam? Ambisi mereka tak pupus walau berusia lanjut.

Le Van So (94) dan istrinya, Nguyen Thi Loi (88) disebut-sebut sebagai pasangan tertua di dunia. Ini saja sudah jadi alasan untuk merasa mendapat kehormatan, jika bertemu mereka.

Setiap kali pengunjung dan turis singgah di pertanian sayur mereka, mereka menyambut dengan senang. Orang yang datang kerap kaget karena mereka sangat sehat dan tampak tidak mengalami banyak halangan untuk bergerak walau sudah berusia lanjut.

Le Van So, bertubuh kecil dan punya janggut putih panjang, serta rambut uban yang dipotong pendek. Istrinya, Nguyen Thi Loi adalah perempuan bertubuh langsing, kerap tersenyum, walaupun tidak punya gigi lagi.

Mereka mungkin pasangan populer di kawasan sekitar sungai De Vong River. Bahkan mungkin di seluruh kota Hoi An, di mana potret mereka bisa ditemukan di dinding-dinding restoran lokal.

"Sayuran dari desa Tra Que Village rasanya lebih enak daripada dari daerah lain,” kata Le Van So, ketika beristirahat pada sebuah bangku kayu panjang, di sebelah istrinya di ruang duduk mereka. Foto-foto mereka ketika tersenyum dan tertawa terpajang di dinding.

Tanah di desa itu tidak padat dan mudah diolah, sehingga sayuran kami lezat. Setiap hari Le Van So dan Nguyen Thi Loi mengenakan topi lebar yang biasa digunakan petani Vietnam dan keluar ke udara terbuka, di bawah sinar matahari, untuk menunjukkan kepada para turis pertanian sayur mereka dengan berenergi.

Baca juga:

Alternatif Memperoleh Sertifikat Perkebunan Organik

Kebun Buah Organik Bantu Warga Miskin

Keduanya senang berfoto dengan pengunjung. Kedatangan turis membuat mereka bangga akan hasil pertanian organik mereka. Di antaranya sejumlah bumbu dan sayur hijau tumbuh tanpa kimia apapun, dan dibeli sejumlah restoran di kota mereka, untuk disajikan kepada tamu.

"Sayuran dari desa Tra Que rasanya lebih lezat daripada dari daerah lain,” kata Le Van So, sambil duduk santai di sebuah sofa kecil di ruang duduk mereka.

Memang usia lanjut bukan halangan bagi cita-cita dan ambisi.

Sumber: Channel News Asia (ml/as)

 

Laporan Pilihan