Uni Eropa Sumbang 400 Juta Euro bagi Haiti | dunia | DW | 19.01.2010
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Uni Eropa Sumbang 400 Juta Euro bagi Haiti

Negara-negara anggota Uni Eropa dan Komisi Eropa sepakat untuk membantu Haiti dengan dana bantuan yang seluruhnya mencapai jumlah 422 juta Euro.

default

Pejabat UE Catherine Ashton bersama Menlu Spanyol dan Komisaris Pembangunan dan Bantuan Kemanusiaan Eropa

Bantuan Uni Eropa terdiri dar 330 juta Euro dari kas Uni Eropa dan 92 juta Euro bantuan langsung dari negara anggota. 122 juta Euro akan disalurkan khusus sebagai bantuan kemanusiaan. Namun, dana yang sebenarnya sangat dibutuhkan tersebut, tidak akan terlalu berguna, jika tidak dikoordinasikan dengan baik di Haiti. Demikian hasil terpenting dari pertemuan darurat di Brussel, Belgia, hari Senin (19/01).

Menteri Pembangunan Belanda Bert Koenders menuntut agar tidak melupakan apa yang sudah terjadi pada bencana-bencana sebelumnya. "Situasi saat ini sangat sulit. 'Koordinasi' adalah pelajaran penting dari bencana Tsunami. Kita harus bekerja sama dengan erat. Di sana tidak boleh terjadi kekacauan. Kami tahu, bahwa kemungkinannya sangat terbatas. Seperti misalnya kemungkinan bagi pesawat untuk mendarat di bandara Haiti. Perwakilan Amerika Serikat dan PBB sudah berada di sana. Dan selama Eropa bisa turut membantu, ini sudah cukup baik."

Hal lain yang dibutuhkan oleh Haiti selain dana bantuan adalah juga perbaikan situasi keamanan. Demikian Catherine Ashton, pejabat urusan luar negeri Uni Eropa. "Jika Anda berbicara dengan Program Pangan Dunia WFP atau organisasi lain yang bertugas membagikan bahan pangan, maka mereka akan mengatakan : 'Ini harus dilakukan secara teratur. Kita tidak bisa sekedar mengirimkan bahan bantuan di sebuah desa atau melemparkannya dari udara. Harus ada yang mengaturnya.' Ini berarti, di lokasi perlu ada suatu sistem dukungan."

Karena itu banyak negara anggota Uni Eropa yang setuju untuk membentuk semacam pasukan keamanan beranggotakan 150 orang untuk membantu mengamankan proses pembagian bantuan. Ini salah satu upaya Uni Eropa menanggapi permohonan bantuan PBB.

Werner Hoyer, pejabat tinggi negara di Kementrian Luar Negeri Jerman, menambahkan bahwa kondisi di Haiti kini menjadi sedemikian parah, karena sebelumnya negara tersebut sudah memiliki permasalahan yang dasar. "Kita harus memastikan agar bantuan pembangunan jangka menengah dan panjang terus berjalan dengan persetujuan warga Haiti. Dalam hal ini kita tidak bisa hanya mengkoordinasi di dalam Uni Eropa saja. Kita telah melihat betapa banyak bentuk bantuan yang bisa diberikan, seperti yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Ini semua harus digabung dan dikoordinasi."

Bagi proses pembangunan jangka menengah dan panjang tersebut, Komisi Eropa berencana akan menyumbangkan dana sebesar 200 juta Euro. Namun sebelum masalah pemberian bantuan Uni Eropa diperjelas, mereka akan menganalisa terlebih dahulu situasi di Haiti supaya uang tersebut tidak hilang begitu saja sebelum digunakan untuk membantu warga Haiti.

Christoph Hasselbach/Vidi Legowo-Zipperer

Editor : Hendra Pasuhuk

Iklan