Tes PCR Tak Lagi Jadi Syarat Naik Pesawat Jawa-Bali | INDONESIA: Laporan topik-topik yang menjadi berita utama | DW | 01.11.2021

Kunjungi situs baru DW

Silakan kunjungi versi beta situs DW. Feedback Anda akan membantu kami untuk terus memperbaiki situs DW versi baru ini.

  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Wabah Corona

Tes PCR Tak Lagi Jadi Syarat Naik Pesawat Jawa-Bali

Pemerintah kembali mengubah ketentuan tes PCR untuk penumpang pesawat. Kali ini, penumpang pesawat rute intra Jawa dan Bali tak perlu lagi mengantongi syarat tes usap tersebut.

Calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Pemerintah kembali mengubah syarat perjalanan udara atau syarat naik pesawat di Jawa dan Bali. Kini, tes PCR tidak lagi menjadi syarat terbang.

"Untuk perjalanan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR tetapi cukup menggunakan tes antigen. Sama dengan yang sudah diberlakukan untuk wilayah luar Jawa non Bali," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam jumpa pers virtual, Senin (01/11).

Seperti diketahui, pemerintah sebelumnya mewajibkan tes PCR sebagai syarat terbang meski sudah vaksinasi dosis lengkap. Kebijakan baru ini menuai pro kontra di masyarakat.

Pengumuman ini disampaikan setelah pemerintah mengadakan rapat rutin terkait PPKM. Selain soal perubahan syarat naik pesawat, ada beberapa hasil lain dari rapat mingguan.

Pemerintah siapkan aturan baru

Muhadjir menyampaikan bahwa ada kenaikan kasus corona di 131 kabupaten dan kota. Ada juga sorotan mengenai persiapan periode Natal dan Tahun Baru.

"Periode nataru akan diantisipasi oleh seluruh kementerian dan lembaga terkait dengan mengupdate aturan-aturan yang diperlukan untuk mencegah penularan COVID-19 dan penyebarannya. Di mana aturan tersebut adalah mengenai pergerakan orang, lokasi wisata, pertokoan, tempat peribadatan dan lain-lainnya," ucap Muhadjir.

Pemerintah juga melakukan sejumlah persiapan terkait Bali yang akan menjadi lokasi banyak event internasional.

"Bali menjadi perhatian khusus karena pada bulan Maret Mei dan sepanjang tahun 2022 ada acara-acara besar yang berskala internasional yang mengundang banyak pimpinan negara sahabat," ungkapnya. (Ed: ha/rap)

Infografik perbandingan kasus baru COVID-19 14 hari terakhir di dunia

Infografik perbandingan kasus baru COVID-19 14 hari terakhir di dunia

Baca selengkapnya di: DetikNews

Tes PCR Tak Lagi Jadi Syarat Naik Pesawat Jawa Bali!

Laporan Pilihan