1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sejarah

Telepon Hitler Terjual Seharga 243 Ribu Dollar

20 Februari 2017

Perangkat milik Hitler ini dianggap sebagai alat komunikasi paling mematikan. Lewat telepon ini disinyalir Hitler memberikan berbagai perintah yang menyebabkan tewasnya banyak orang.

https://p.dw.com/p/2XteH
Reisetelefon von Adolf Hitler wird versteigert
Foto: picture-alliance/dpa/AP/P. Semansky

Dalam lelang yang digelar di Maryland, AS, oleh Alexander Historical Auctions pada hari Minggu (19/02/17), satu pesawat telepon milik pemimpin NAZI Jerman Adolf Hitler terjual dengan harga 243 ribu Dollar AS, atau sekitar Rp. 3,3 miliar. Tidak diungkap siapa pembeli telepon maut ini.

Harga awal lelang barang ini dipatok sebesar 100 ribu Dollar AS. Sebelumnya, telepon ini diperkirakan akan terjual seharga 200-300 ribu Dollar AS.

Awalnya, telepon ini berwarna hitam. Ketika dipakai Nazi, telepon ini dicat merah, dan juga ditambahkan gravir lambang dan nama pemimpin Nazi. Selain di bunker, Hitler memakai telepon ini di mobil serta kereta api.

Menurut Bill Panagopulos, telepon ini ditemukan oleh tentara Rusia di sebuah bunker di Berlin pada tahun 1945, sesaat setelah perang berakhir. Kemudian para petinggi pasukan Rusia memberikan telepon tersebut kepada Brigjen Sir Ralph Rayner.

Panagopulos mengatakan, telepon ini adalah "senjata pemusnah massal”, karena lewat telepon ini Hitler telah memberi perintah "yang telah menelan banyak korban jiwa”.

yf/vlz (ap/afp)