Tajuk: Tornado Jerman Perkuat ISAF | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 08.02.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Tajuk: Tornado Jerman Perkuat ISAF

Menolak permintaan ini memang tidak mungkin. NATO membutuhkan pesawat pengintai di Afghanistan, dan NATO secara langsung meminta Jerman mengirimkannya.

Pesawat pengintai Jerman Tornado

Pesawat pengintai Jerman Tornado

Hanya segelintir angkatan bersenjata dunia memiliki pesawat pengintai secanggih Tornado Jerman yang dapat mengambil gambar jernih dan detil dari ketinggian. Dengan begitu, militer dapat melacak dari mana bahaya datang. Dan ancaman seperti itu terutama muncul dari serangan Taliban di selatan dan timur Afghanistan, yang menewaskan banyak anggota pasukan NATO.

Tahun lalu, Kanada kehilangan 36 tentaranya. Andai Jerman menolak permohonan bantuan dari sesama anggota NATO, ini tidak dapat dipertanggung-jawabkan. Misi pasukan NATO ISAF hanya dapat berhasil bila semua negara anggota menyumbangkan kontribusinya. Ini bukan berarti, tentara Jerman Bundeswehr tidak melakukan kewajibannya selama ini, justru sebaliknya. Sekitar 3.000 tentara Jerman menjalankan tugasnya di kawasan utara Afghanistan yang relatif tenang.

Afghanistan Utara adalah tempat Bundeswehr ditempatkan oleh NATO dan penempatan ini disepakati oleh parlemen Jerman Bundestag. Saat ini ISAF sedang memperkuat kehadirannya di Afghanistan. Karena itu, pasukan NATO itu harus menyesuaikan strateginya. Para petinggi NATO harus memperhitungkan bahwa tentara Inggris, Kanada dan Belanda menghadapi serangan gencar Taliban saat mereka memasuki kawasan selatan Afghanistan. Mereka mengupayakan penambahan pasukan dan mengharapkan dukungan dari anggota NATO lainnya.

Ini merupakan penyakit NATO - fleksibilitas suatu operasi sering terhambat sikap keras kepala masing-masing anggota. Politik dalam negeri sejumlah anggota NATO menetapkan secara rinci syarat penurunan tentaranya. Begitu juga Jerman. Selama ini tentara Jerman hanya ditempatkan di utara Afghanistan dengan mandat menstabilkan keadaan. Sekarang, ini akan berubah. Tornado Jerman bertugas mengidentifikasi suatu sasaran tapi tidak menjatuhkan bom.

Walau begitu, mereka tetap menjadi bagian pertempuran. Ini yang dirasa mengganjal oleh para pengkritik. Kini tentara Jerman terlibat langsung langsung perang di Afghanistan dan tidak hanya bertugas membantu pembangunan kembali kawasan itu. Padahal, misi keamanan bagi Bundeswehr sendiri atau tentara NATO lainnya sejak awal merupakan bagian dari mandat Jerman. Dan itulah yang akan dilakukan dalam misi pengintaian pesawat Tornado Jerman.

Selama ini Jerman dalam NATO memang berkonsentrasi pada pembangunan kembali Afghanistan di bawah perlindungan militer. Tapi, ada kawasan yang hanya dapat dipertahankan dengan kekuatan senjata dari serangan Taliban. Pemerintah Jerman beruntung, karena sampai saat ini mereka berhasil menghindari penempatam pasukan darat Jerman di selatan Afghanistan.

Dengan mengirimkan pesawat Tornado ke Afghanistan mereka dapat memenuhi kewajibannya sebagai anggota NATO tanpa risiko tinggi. Dengan begitu, Jerman dapat mengurangi tekanan yang mulai muncul di bulan-bulan terakhir. Karena mitra NATO Jerman tidak akan terima, bila hanya tentara negara lain yang mempertaruhkan nyawanya dalam pertempuran ini.***

Iklan