Sutradara Werner Herzog | Sosial | DW | 19.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosial

Sutradara Werner Herzog

Motor gerakan New German Cinema, yang mempengaruhi aliran baru di dunia film internasional.

Werner Herzog

Werner Herzog

Werner Herzog, salah satu sutradara terbaik di dunia film hadir di Musee du Cinema, museum film di Brussel, dalam sebuah acara khusus bertajuk Retrospective. Acara yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 Januari lalu ini diprakarsai oleh Lembaga Kebudayaan Jerman Goethe Institut. Retrospective yang juga dihadiri Werner Herzog memungkinkan penonton bisa berinteraksi langsung dengan sutradara yang pernah menjadi sutradara terbaik di Festival Film Cannes.

Emmanuelle de Schrevel, penyelenggara acara mengemukakan: "Dia adalah salah satu pembuat film, sutradara yang sangat berpengaruh dalam perfilman dunia. Media film masuk dalam salah satu kategori program yang jadi agenda Jerman yang saat ini menjadi ketua Uni Eropa. Karena itu Goethe Institut berusaha membuat sebuah acara bergengsi dan berkualitas tinggi dengan menampilkan Werner Herzog.“

Awal Keberhasilan

Werner Herzog ibaratnya lahir untuk jadi sutradara. Meski lahir dikeluarga miskin dan tidak mengenyam pendidikan yang layak, Werner Herzog tetap bertekad untuk memproduksi filmnya sendiri. Pria yang lahir di München pada 5 September 1942 ini tumbuh di desa Sachrang, negara bagian Bayern. Sampai umur 14 tahun, Werner Herzog tidak pernah menonton film, tidak pernah melihat televisi bahkan juga tidak tahu apa itu pesawat telepon. Sampai pada suatu saat, ia menemukan sebuah ensiklopedia tentang cara membuat film.

Itulah detik yang menentukan jalan hidup Werner Herzog selanjutnya. Saat masih menjalani pendidikan di sekolah menengah atas, Herzog bekerja paruh waktu sebagai tukang las di pabrik baja. Penghasilannya sebagai tukang las inilah yang digunakan untuk memproduksi dan menyutradarai filmnya yang pertama, ‘Herakles’, tahun 1961 diusianya yang ke 19.

Pembuatan Film

Meski menerima pujian dari seluruh dunia, Werner Herzog sendiri enggan menilai karya-karyanya setelah dirilis. "Saya sangat enggan untuk menganalisa diri sendiri. Saya mungkin berubah seperti orang lain juga. Pandangan setiap orang berubah karena pengalaman hidup yang beragam. Tapi semua itu tidak mengubah secara esensial perspektif saya. Dan tentu saja, dalam membuat film, saya tidak akan mengulangi hal yang sama", kata Herzog ketika ditemuai di Studio 4, gedung Flagey di Brussels pekan lalu.

Walaupun dikenal sebagai sutradara yang produktif dan kaya akan ide orisinil, Werner Herzog sendiri mengatakan bahwa prosesnya berkarya juga mengalami pasang surut. Kendala sering muncul dan tidak semua filmnya bisa direalisasikan sesuai keinginannya.

Tak Terhalang Keterbatasan

Tumbuh dengan fasilitas yang sangat terbatas memang membuat Werner Herzog harus berpikir lebih kreatif untuk berkarya di dunia film. Keterbatasan tak menyurutkan langkah Werner Herzog. Meski teknologi menciptakan alat-alat baru, dan jaman melahirkan sejumlah anak muda yang kreatif, ia tetap yakin bahwa ia masih punya tempat didunia film. Ia mengemukakan bahwa pembuatan film tidak berubah secara esensial sejak tahun 1910, yang berubah adalah kemampuan teknologi.

Dalam sebuah percakapan singkat Werner Herzog menceritakan niatnya untuk membuat sekolah film yang lain dari sekolah film yang sudah ada. Sekolah film yang tidak hanya berfokus kepada masalah teknis. Menurutnya, harus ada sesuatu melebihi masalah teknis, yaitu semangat membuat film, latar belakang dan visi yang jelas untuk proyek film. Werner Herzog menganggap, fasilitas yang memadai ternyata tidak cukup membuat anak-anak muda ini punya semangat untuk menghasilkan karya. Herzog berpendapat anak-anak muda sekarang terlalu banyak mengeluh tapi kurang berusaha:

Hingga saat ini, Werner Herzog sudah menjadi produser, penulis skenario sekaligus sutradara lebih dari 50 film. Rumah produksinya, Werner Herzog Filmproduktion, yang sudah didirikannya tahun 1963, sudah merilis lebih dari 30 film. Werner Herzog tidak berhenti sampai disitu. Ia juga menjadi aktor di sejumlah film, menerbitkan sejumlah buku puisi dan prosa dan menyutradarai beberapa pertunjukan opera.

  • Tanggal 19.01.2007
  • Penulis Asmayani Kusrini
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CPVd
  • Tanggal 19.01.2007
  • Penulis Asmayani Kusrini
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CPVd