Skandal Wolfowitz di Bank Dunia | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 13.04.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Skandal Wolfowitz di Bank Dunia

Lebih dari 100 lembar dokumen dibuka oleh Bank Dunia pagi hari Jumat (13/04) dalam kasus yang melibatkan direkturnya Paul Wolfowitz.

Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz

Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz

Dokumen ini menunjukan peran Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz, dalam kenaikan gaji teman perempuannya, Shaha Riza. Belakangan penghasilan Shaha Riza mencapai 200.000 Dolar AS, atau sekitar 2 Milyar Rupiah. Lebih tinggi dari gaji Menlu AS, Condoleeza Rice. Salah satu dokumen yang ditunjukan adalah secarik memo Paul Wolfowitz dari tahun 2005 yang memerintahkan agar Shaha Riza dimasukkan ke golongan gaji yang lebih tinggi. Dokumen-dokumen yang dipublikasi hari Jumat itu bertentangan dengan pernyataan Paul Wolfowitz hari Kamis (12.04) usai pertemuan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional. Meski mengakui kesalahannya, ia mengatakan kepada pers:

„Saya membawa masalahnya ke Komite Etika bank ini dan setelah pembicaraan panjang dengan ketuanya, Komitee itu menyarankan agar Nona Shaha Riza dipromosi dan direlokasi ke jabatan lain.

Peraturan Bank Dunia memang melarang seorang staf berada dalam posisi supervisi terhadap seorang staf lain, jika mereka memiliki hubungan pribadi. Disebutkan, bila Riza tidak dipindahkan dari Bank Dunia maka akan selalu ada kemungkinan terjadi konflik kepentingan. Ini juga salah satu alasan diperbantukannya Shaha Riza ke Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, ketika Paul Wolfowitz mengambil alih pimpinan Bank Dunia pada Juni 2005. Mengingat hal ini Wolfowitz sebelumnya sempat meminta agar tidak dilibatkan dalam permasalahan Shaha Riza.

Paul Wolfowitz: „Dengan itikad baik saya berusaha mengimplementasi saran itu, agar dapat secara bertanggung jawab menyelesaikan masalah yang memiliki potensi mengancam lembaga ini. Melihat kebelakang, seharusnya saya bertindak sesuai naluri pertama dan tidak turut campur dalam negosiasi itu. Saya melakukan kesalahan dan menyesalinya.“

Namun Dewan Direktur Bank Dunia menerangkan, promosi dan kenaikan gaji Shaha Riza diberikan tanpa seizin Komite Etika bank itu. Sejumlah dokumen menunjukkan bahwa kedua hal itu justru diperintahkan langsung oleh Paul Wolfowitz. Sementara Komitee Etika hanya memberikan saran terbuka.

Skandal yang sempat mengemuka di pertemuan dua lembaga berpengaruh, Bank Dunia dan Dana Moneter Intersional itu, sekarang melemahkan berbagai inisiatif yang dicanangkan oleh Paul Wolfowitz. Khususnya kampanye anti korupsi. Selain itu, sekarang Wolfowitz didesak untuk mengubah rencana penyaluran dana yang dapat menjamin bantuan diterima oleh masyarakat miskin, tanpa dikikis korupsi pejabat pemerintah yang menjadi perantara.

Sementara televisi Fox melaporkan, Cina dan India yang merupakan peminjam dana terbesar mengancam akan mencari kreditor lain. Bila ini sampai terjadi, maka Bank Dunia yang memberikan pinjaman lebih dari 20 milyar setiap tahunnya ini akan terancam eksistensinya.

Iklan