Skandal Foto Menimpa Militer Jerman | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 26.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Skandal Foto Menimpa Militer Jerman

Bertepatan dengan publikasi buku putih militer Jerman, sejumlah foto di koran kuning membuat masyarakat Jerman mengelus dada. Menteri Pertahanan Jerman langsung memerintahkan penyelidikan tuntas.

Foto dalam koran Bild yang menjadi skandal bagi militer Jerman

Foto dalam koran Bild yang menjadi skandal bagi militer Jerman

Di foto pertama, terlihat seorang tentara Jerman yang tersenyum menghadap kamera. Di tangannya, sebuah tengkorak yang dipamerkan bagai piala. Bagian mata foto tentara itu ditutup tinta sensor. Selain foto di halaman muka harian Bild itu, serangkai foto serupa dengan pose yang lebih melecehkan dan kasar terpampang di halaman tengah surat kabar itu. Menteri Pertahanan Jerman langsung memerintahkan penyelidikan tuntas terhadap anak buahnya yang diduga terlibat dalam penistaan jenazah ini dan menodai nama baik militer Jerman.

Keputusan Menteri Pertahanan Jerman Franz Josef Jung amat tegas. Penyelidikan harus segara dilakukan. Dalam militer Jerman tidak ada tempat bagi orang melakukan penistaan jenazah, karena bertolak belakang dengan nilai dan sikap yang diajarkan pendidikan militer Jerman. Demikian pernyataan Jung. Lebih lanjut Jung menegaskan bahwa, tentara yang terlibat dalam skandal ini akan dijatuhi hukuman yang berat.

Saat ini sudah dua orang tentara Jerman yang diperiksa sebagai tersangka. Selain itu, Kementrian Pertahanan Jerman sudah melayangkan permintaan tertulis kepada harian Bild untuk mendapat akses atas foto-foto tersebut, agar pelaku tindak kriminal ini bisa diidentifikasi. Seorang tentara, yang tiga tahun lalu bertugas di Afghanistan, memberikan kesaksian atas kebenaran foto-foto yang diperkirakan dibuat tiga tahun lalu itu.

Skandal ini menimbulkan kemarahan semua partai politik Jerman. Namun begitu, Ketua Partai Liberal, Guido Westerwelle, memperingatkan agar tidak langsung menuduh seluruh militer Jerman. Sementara Rainer Arnold, dari partai Sosial Demokrat yang sekaligus adalah Ombudsman di Komisi untuk masalah Pertahanan, tidak melihat adanya alasan untuk tindakan semacam itu.

"Yang jelas, pemimpin di tingkat lokal juga gagal. Sebenarnya baik militer maupun seluruh rakyat Jerman itu bangga bahwa pasukan yang ditempatkan bersikap sensitif terhadap rakyat setempat. Sikap ini merupakan hal yang penting dan merupakan kelebihan militer Jerman.“ Demikian dikatakan Rainer Arnold

Pelajaran mengenai kebudayaan dan multikulturalisme merupakan bagian dari pendidikan militer Jerman, karena sejak tahun 90-an, militer Jerman seringkali ditempatkan sebagai pasukan pelindung dan perdamaian di negara lain.

Menteri Luar Negeri Jerman Frank Walter Steinmeier menilai foto-foto yang diterbitkan Bild telah merusak citra militer Jerman dan juga citra Jerman. Selain itu merupakan pelecehan terhadap ribuan tentara Jerman lain, yang dalam kondisi bahaya menjalankan tugas dan memberikan layanannya sebaik mungkin.

Iklan