Siapakah Brown? | dunia | DW | 22.03.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Siapakah Brown?

Lebih dingin dari Margaret Thatcher. Demikian salah satu kritik yang dilontarkan terhadap James Gordon Brown, kandidat perdana menteri Inggris dari Partai Buruh.

James Gordon Brown

James Gordon Brown

"Keuangan Inggris kuat dan akan tetap kuat.“ Demikian yang dikatakan Menteri Keuangan Inggris James Gordon Brown yang mencalonkan diri sebagai kandidat perdana menteri Inggris dari Partai Buruh dalam pemilihan mendatang. Sebagai menteri keuangan, Brown mengklaim dirinya berhasil mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi Inggris.

Sejak 10 tahun lalu, Gordon Brown menjabat sebagai menteri keuangan dan tidak pernah ada pendahulunya yang memegang jabatan itu selama dia. Tak hanya itu, Brown juga sejak 10 tahun lalu menantikan dirinya menjadi perdana menteri Inggris. Tapi pada usia 56 tahun saat ini, Brown dianggap terlalu tua dan dia juga memegang andil dalam keputusan Inggris mengenai Perang Irak. Rekan-rekannya dari Partai Buruh pun tidak menganggap Brown sebagai perdana menteri yang akan membawa masa depan cerah bagi Inggris. Tapi Brown tetap optimis:

"10 tahun mendatang punya tantangan yang berbeda dengan 10 tahun lalu. Kita punya tantangan keamanan yang lebih besar, tantangan lingkungan yang tidak pernah dipikirkan di tahun 1997, dan juga tantangan ekonomi. Semua itu memerlukan strategi politik dan gaya pemerintahan yang baru di negeri ini.“

Tapi kritik terhadap pembawaan pribadi Brown saat ini sering dilontarkan. Lord Turnbull, salah satu pejabat tinggi di Kementerian Keuangan menyebut Brown memiliki “kekasaran Stalin”. Brown selalu meremehkan orang lain dan tidak pernah berdiskusi mengenai kebijakannya dengan orang lain. Stephan Wall yang baru saja menjadi penasihat politik Eropa Brown memiliki pandangan yang sama mengenai calon perdana menteri Inggris itu.

"Saya tidak pernah mengalami…saya ini sudah 35 tahun menjadi pegawai negeri sejak pemerintahan Thatcher yang terkenal brutal, tapi saya tidak pernah mengalami masa di mana begitu minimnya komunikasi antara menteri keuangan saat ini dengan para pejabat pemerintahan. Dan itu tidak bagus bagi pemerintah di masa depan.“

Sementara yang lain mengkritik Brown, Menteri Pendidikan Alan Johnson menganggap Brown memiliki keteguhan dan sifat kukuh. "Tentu dia tahu, dia memiliki pendirian teguh dan pengabdian besar. Jika Anda berbicara dengan Brown dan tidak memiliki argumen yang cukup bagus, itu masalah Anda, bukan dia.”

Apakah Brown sebagai perdana menteri Inggris akan memiliki sikap yang berbeda dengan Blair dalam menghadapi George W. Bush? Menurut sejarawan Inggris Timothy Garton Ash, Brown setidaknya menunjukkan sikap jaga jarak dengan pemerintah di Washington supaya dapat menarik simpati warga Inggris. Tapi Ash tidak berharap banyak pada Brown.

Nilai jajak pendapat terhadap Brown sekarang berada 15 persen di bawah pemimpin oposisi David Cameron dari Partai Konservatif. Tapi Brown merupakan calon tunggal perdana menteri dari Partai Buruh. Bisa jadi Gordon Brown sudah menjabat perdana menteri di bulan Juli mendatang. Tapi apakah dia dapat memenangkan pemilihan, masih belum jelas.

Iklan