Serikat Buruh Serukan Mogok, Ratusan Penerbangan Di Jerman Dibatalkan | JERMAN: Berita dan laporan dari Berlin dan sekitarnya | DW | 14.01.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Jerman

Serikat Buruh Serukan Mogok, Ratusan Penerbangan Di Jerman Dibatalkan

Salah satu serikat buruh terbesar Jerman Verdi menyerukan aksi mogok di bandara hari Selasa (15/1). Bandara terbesar Jerman Frankfurt Airport mencoret ratusan penerbangan sebagai antisipasi.

Penumpang pesawat di Jerman harus bersiap-siap menghadapi kekacauan penerbangan pada hari Selasa (15/1), setelah serikat buruh menyerukan aksi mogok di delapan bandar udara Jerman, termasuk di bandara terbesar Frankfurt International Airport.

Operator bandara di Frankfurt hari Senin (14/1) mengumumkan sudah menghapus 470 dari sekitar 1200 penerbangan yang direncanakan hari Selasa, untuk mengantisipasi aksi mogok pekerja keamanan bandara.

Serikat buruh terbesar Jerman, Verdi bersama dengan serikat buruh pekerja bandara DBB menyerukan anggotanya untuk melancarkan aksi mogok dari pukul 02.00 hingga pukul 20.00 di delapan bandara, termasuk bandara Frankfurt, München, Hamburg dan Hannover, yang merupakan bandara tersibuk.

München - Passagiere stehen in der Schlange am Sicherheitscheck am Flughafen München (picture-alliance/imageBROKER/S. Goerlich)

Penumpang pesawat di bandara München

Tuntut kenaikan gaji pekerja keamanan

Verdi dan DBB mengumumkan, mereka menuntut kenaikan gaji bagi pekerja keamanan bandara sampai 20 Euro/jam. Saat ini pekerja keamanan rata-rata dibayar antara 11 sampai 17 Euro per jam. Verdi mengatakan, kenaikan gaji harus juga meliputi para pekerja bagian bea cukai dan pekerja kargo.

Aksi pemogokan pekerja keamanan sebelumnya sudah dilancarkan di Berlin, Köln/Bonn, Düsseldorf, dan Stuttgart sebagai peringatan.

"Pihak perusahaan harus bisa bereaksi terhadap peringatan ini," kata juru bicara Verdi Ute Kittel. "Tapi karena mereka, untuk alasan yang sulit dimengerti, tidak menunjukkan niat untuk berdialog atau menawarkan kesepakatan yang lebih baik, perluasan aksi mogok diperlukan."

Serikat buruh menegaskan, jika aksi mogok Selasa besok belum juga ditanggapi, aksi pemogokan kembali akan dilancarkan tanggal 23 dan 24 Januari mendatang. Verdi juga menuntut penyetaraan tingkat gaji di Jerman bagian barat dan timur. Selama ini, gaji di kawasan Jerman bagian timur lebih rendah daripada di barat. "Keamanan di timur tidak bernilai kurang daripada di barat," kata Ute Kittel. "Lokasi tempat tinggal tidak boleh menentukan nilai seorang karyawan," tandasnya.

hp/ts (dpa, afp)

Laporan Pilihan