Serangan Brutal Terhadap Tunawisma di Berlin Kembali Terjadi | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 23.07.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

KRIMINALITAS

Serangan Brutal Terhadap Tunawisma di Berlin Kembali Terjadi

Seseorang mengguyur dua tunawisma laki-laki dengan cairan yang mudah terbakar dan membakarnya. Meraka dilaporkan mengalami luka bakar parah. Hingga kini motif pelaku masih belum jelas.

Peristiwa ini terjadi di stasiun trem di Berlin Schöneweide. Serangan pada malam Senin (22/7) ini mengakibatkan dua tunawisma laki-laki berusia 47 dan 62 tahun harus dibawa ke rumah sakit terdekat akibat luka bakar yang cukup parah, kata polisi. Benda-benda milik mereka dilaporkan juga ikut terbakar.

Seperti yang diberitakan surat kabar "Bild" dan "B.Z." orang-orang di sekitar tempat kejadian lantas berdatangan dengan alat pemadam dari toko penjual makanan terdekat untuk membantu dan memadamkan api. Polisi belum bisa memberikan informasi apa pun terkait kejadian ini.

Kasus ini mengingatkan kembali atas serangan pembakaran terhadap seorang tunawisma pada malam natal 2016 yang menjadi berita utama media di Jerman. Saat itu sekelompok anak muda mencoba membakar seorang tunawisma yang sedang tidur di stasiun kereta bawah tanah Schönleinstraße di distrik Neukölln.

Namun saat itu para penumpang yang kebetulan ada di sana bisa mencegah tindakan lebih lanjut dan tunawisma tersebut tidak terluka. Setengah tahun kemudian, pelaku utama dijatuhi hukuman dua tahun dan sembilan bulan penjara, sementara tiga orang yang membantunya dijatuhi hukuman untuk remaja yaitu masing-masing delapan bulan masa percobaan.

Deutschland Berlin - Zwei Obdachlose an S-Bahnhof angezündet (picture-alliance/dpa/B. Pedersen)

Benda-benda dan setangkai bunga yang diletakkan warga di lokasi kejadian

Serangan kembali terjadi

Pada Januari tahun ini, seorang yang tidak dikenal di stasiun kereta bawah tanah Yorckstraße di Schöneberg, Berlin, menyerang tiga tunawisma. Menurut seorang saksi mata, orang itu menyetrum salah satu dari tiga pria dengan objek di kaki tanpa alasan yang jelas. Dia lalu menendang seorang pria tunawisma berusia 50 tahun itu di wajahnya. Seorang pria lain berumur 36 tahun pun meninju wajahnya beberapa kali sebelum melarikan diri.

Pada Mei 2017, beberapa remaja menyerang seorang tunawisma yang duduk di bangku di stasiun kereta bawah tanah Mehringdamm di Berlin-Kreuzberg. Jumlah tunawisma di Berlin diperkirakan mencapai 10.000 orang.

 

ae (dpa)

Laporan Pilihan