Semua Anak Yang Diselamatkan Dari Gua Dalam Kondisi Relatif Baik | dunia | DW | 11.07.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Penyelamatan di Thailand

Semua Anak Yang Diselamatkan Dari Gua Dalam Kondisi Relatif Baik

Semua anak tim sepakbola Wild Boars danpelatihnya yang diselamatkan dari gua di Thailand berada dalam "keadaan mental yang sangat baik", kata dokter. Mereka masih akan dirawat di rumah sakit sampai satu minggu.

Sebagian besar anak-anak yang berhasil diselamatkan di Thailand utara kehilangan rata-rata 2 kilogram selama terjebak dalam gua karena banjir. Tetapi mereka umumnya dalam kondisi baik, kata pejabat kesehatan senior Thailand hari Rabu (11/7) kepada wartawan.

Selama tiga hari terakhir di dalam gua sebelum diselamatkan, mereka telah "merawat diri mereka dengan baik di dalam gua," kata pejabat kesehatan Thongchai Lertwilairatanapong pada konferensi pers di rumah sakit di Chiang Rai, di mana kelompok itu sedang memulihkan diri.

Tim penyelamat berhasil membawa keluar kelompok terakhir dari gua Tham Luang Selasa malam, mengakhiri 17 hari masa penantian yang telah menjadi sorotan dunia.

Mereka dibawa dengan helikopter ke rumah sakit berjarak sekitar 70 kilometer dari lokasi pintu gua untuk bergabung dengan rekan satu timnya yang sudah diselamatkan lebih duku dan sekarang berada dalam karantina.

Thongchai Lertwilairatanapong mengatakan, mereka berada dalam "kondisi mental yang sangat baik" dan tidak menunjukkan tanda-tanda stres (foto artikel).

"Ini mungkin karena mereka menghabiskan waktu bersama sebagai satu tim yang saling membantu," katanya.

Höhlendrama Thailand (picture-alliance/dpa/AP/J. Lai)

Anak sekolah di kota Chiang Rai berdoa untuk keselamatan rekan-rekannya yang terjebak dalam gua

Infeksi paru-paru

Empat anak laki-laki yang diselamatkan hari Minggu (8/7) sekarang sudah makan makanan normal dan berjalan-jalan, sementara empat yang dibawa keluar gua hari Senin (9/7) masih mendapat makanan lunak.

Orangtua anak laki-laki itu pada hari Minggu sudah dapat mengunjungi mereka tetapi harus mengenakan pakaian khusus dan berdiri sejauh 2 meter sebagai tindakan pencegahan penyakit menular.

Salah satu anak dari kelompok yang terakhir diselamatkan tiba di rumah sakit Selasa malam dan diberitakan mengalami infeksi paru-paru ringan. Dua anak dari kelompok pertama juga mengalami infeksi paru-paru.

Kelompok itu akan tetap dirawat di rumah sakit hingga satu minggu untuk memastikan mereka mendapat perawatan yang tepat untuk kondisi kesehatan mereka. Ini berarti mereka tidak akan bisa menghadiri final Piala Dunia Sepak Bola di Moskow atas undangan FIFA.

Ke-12 anak laki-laki berusia antara 11 dan 16 tahun, dan pelatih mereka yang berusia 25 tahun, terjebak banjir 23 Juni lalu dan mencari perlindungan dengan masuk lebih jauh ke dalam gua. Mereka ditemukan dua penyelam Inggris pada hari kese,bilan. Tim penyelamat internasional akhirnya melaksanakan misi penyelamatan penuh resiko yang berhasil baik.

Tonton video 00:51
Live
00:51 menit

Semua 12 Anak dan Pelatih Sukses Diselamatkan Dari Gua

PM Thailand berterima kasih

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha hari Rabu mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam misi penyelamatan.

Upaya pemerintah, bantuan warga di Thailand dan dari luar negeri, serta dukungan dukungan moral dari seluruh dunia membuat misi itu sukses, kata Prayuth dalam pidato yang disiarkan televisi nasional.

Dia juga memberi penghormatan kepada mantan anggota Angkatan Laut Thailand, Saman Kunan, yang meninggal pekan lalu selama misi penyelamatan.

"Kehormatan, pengorbanan, dan warisannya selamanya akan ada di hati kami," kata Prayuth.

Operasi penyelamatan dramatis di Thailand mendominasi berita utama halaman depan surat kabar lokal. Nasib tim sepakbola remaja itu juga menjadi sorotan utama media luar negeri.

hp/rn (rtr, afp, dpa)

 

Laporan Pilihan

Audio dan Video Terkait

Iklan