Sasaran Politik Jerman di Afrika | dunia | DW | 12.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Sasaran Politik Jerman di Afrika

Titik berat Jerman sebagai Ketua Dewan Eropa dan Kelompok G-8 selama enam bulan ini adalah Afrika.

Presiden Hörst Köhler menyebutkan gambaran kebanyakan orang di Jerman dan Eropa serta gambarannya sendiri tentang Afrika

„Di Afrika saya dapat melihat langsung penderitaan, kelaparan, kematian dan konflik. Dari pengalaman dalam proses politik, lingkungan pribadi dan di lingkungan masyarakat, Afrika sering menjadi tema pembicaraan tapi juga bahan pemikiran. Afrika adalah benua yang hilang.“

Sebagai ketua kelompok G-Delapan tahun ini Jerman mengambil motto „Solidaritas dan Pencegahan“. Sehubungan hal ini Kanselir Jerman Angela Merkel menunjukkan sebagian masalah di Afrika ditimbulkan oleh negara industri

„Kami mencanangkan titik berat agenda. Yang pertama good governance, yakni pimpinan pemerintahan yang baik di Afrika. Kedua penggunaan sumber daya alam yang seimbang. Saya melihat inilah inti masalahnya, saat ini di Afrika sebagian dari perjanjian yang disepakati kurang adil untuk negara-negara Afrika.

Afrika hanya memiliki andil satu persen dalam perdagangan luar negeri Jerman. Jumlah itu lima belas kali lipat dari bantuan pengembangan bilateral Jerman-Afrika. Sebagai ketua Dewan Eropa dan G-Delapan Jerman seharusnya meningkatkan dana kerjasama pengembangan tersebut. Tapi menurut menteri pengembangan Jerman Heidemarie Wieczorek-Zeul bantuan pengembangan saja tidak dapat mengatasi masalah Afrika

„Tidak ada negara industri mana pun yang dapat mengatasi masalah Afrika sendirian. Kita harus meningkatkan kemandirian Afrika. Selain itu seperti yang juga diharapkan banyak pemimpin di Afrika, kita harus mengubah pola hubungan dagang dan mencegah dampak timbulnya konflik akibat hal itu. Misalnya isu pengelolaan minyak bumi atau Afrika sebagai pemasok bahan mentah.“

Tahun lalu kelompok negara G-Delapan dalam rencana aksinya untuk Afrika meluncurkan program pembebasan utang negara termiskin. Lebih jauh pemerintah Jerman sudah menetapkan kriteria untuk perbaikan investasi asing di Afrika. Sementara untuk mencapai dan memperkuat demokrasi serta stabilitas politik juga memberantas korupsi akan ditetapkan syarat dan sasaran partisipasi ekonomi dan politik. Sedangkan untuk memperbaiki tingkat pendidikan dan kesehatan Jerman akan mencanangkan perang melawan HIV/AIDS dalam agenda G-Delapan. Bagi Presiden Jerman Horst Köhler ini adalah pendekatan yang menjanjikan, yaitu menjadikan Afrika yang sederajat.

Iklan