1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Santri Radikal Tawarkan Penyerahan Bersyarat

6 Juli 2007
https://p.dw.com/p/CK9X
Islamabad: Pemimpin para santri radikal yang masih bertahan di Mesjid Merah, Ghazi Abdul Rashid, menyatakan siap menyerahkan diri bersama ratusan pengikutnya. Namun dengan syarat aparat menghentikan seluruh serangannya, dan tidak menahan mereka. Persyaratan ini ditolak pemerintah yang menuntut mereka menyerah tanpa syarat. Sebelumnya Maulana Abdul Azis, imam mesjid Merah yang ditangkap saat mencoba melarikan diri dengan menyamar sebagai perempuan dalam baju burqa itu menyerukan para santri untuk menyerah. Di antara yang bertahan di Lal Masjid atau Mesjid Merah terdapat sejumlah anak yang dicemaskan dijadikan tameng hidup oleh para santri untuk menghadapi serangan aparat. Sebelum bentrokan, para santri masjid Lal beberapa kali menculik perempuan yang mereka tuduh sebagai pelacur, bahkan polisi yang mereka tuduh melindungi maksiat. Setidaknya sudah 19 orang tewas dalam bentrokan itu.