1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Militer Rusia yang jumlahnya jauh lebih besar terus memerangi para pembela Ukraina yang gigih yang menggunakan senjata yang dipasok Barat
Militer Rusia yang jumlahnya jauh lebih besar terus memerangi para pembela Ukraina yang gigih yang menggunakan senjata yang dipasok BaratFoto: Serhii Nuzhnenko/AP/picture alliance
KonflikUkraina

Rusia Kurangi Tujuan Perangnya di Tengah Perlawanan Ukraina

26 Maret 2022

Rusia mengatakan invasinya ke Ukraina telah memasuki fase baru, Zelenskyy mengulangi seruannya untuk pembicaraan damai dengan Rusia untuk mengakhiri perang.

https://www.dw.com/id/rusia-mengurangi-tujuan-perangnya/a-61268458

Rusia mengatakan invasinya ke Ukraina telah memasuki fase baru, satu sinyal mungkin mengurangi ambisinya. Moskow telah mengalami serangkaian kemunduran dan kekalahan ditangan tentara Ukraina dan warga Ukraina yang berperang melawan invasi Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengulangi seruannya untuk pembicaraan damai dengan Rusia untuk mengakhiri perang, tetapi dia menekankan bahwa Ukraina tidak akan menyerahkan wilayah. Dalam video pidato malamnya kepada rakyat Ukraina, Zelenskyy mungkin menanggapi Kolonel Jenderal Rusia Sergei Rudskoi, wakil kepala staf umum Rusia. Rudskoi mengatakan pasukan Rusia akan fokus pada "tujuan utama, pembebasan Donbas."

Intelijen Inggris melaporkan pasukan Rusia telah didorong mundur 35 kilometer ke timur Kyiv. Pentagon mengatakan kota Kherson kembali "diperebutkan" ketika pasukan Ukraina melancarkan serangan balasan.

Namun, angkatan udara Ukraina mengatakan markas besar di Vinnytsia di bagian barat negara itu dihantam oleh banyak rudal jelajah Rusia Jumat (25/03) sore. Para pejabat Barat mengatakan seorang jenderal Rusia ketujuh telah tewas sejak perang di Ukraina dimulai. Letnan Jenderal Yakov Rezanstev, komandan Tentara Gabungan ke-49 Rusia di distrik militer selatan, tewas baru-baru ini.

yp/ (AFP, AP, dpa, Reuters)