1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Rusia Melangkah Masuki WTO

16 Desember 2011

Setelah negosiasi panjang 18 tahun, akhirnya terbuka jalan bagi Rusia memasuki Organisasi Perdagangan Dunia WTO. Langkah tersebut akan membawa Rusia bergabung ke dalam ekonomi global, dua dekade pasca bubarnya Uni Sovyet

https://p.dw.com/p/13UbY
Symbolbild Russische Flagge mit WTO Logo
Simbol gambar bendera Rusia dengan Logo WTOFoto: AP Graphics/DW

Jumat (16/12) dalam pertemuan di Jenewa Swiss, melalui pemungutan suara, dewan menteri WTO menyetujui penerimaan Rusia ke dalam organisasi perdagangan dunia tersebut. Organisasi Perdagangan Dunia WTO saat ini beranggotakan 153 negara. Dengan masuknya Rusia, WTO akan meliputi 97 persen perdagangan dunia. Ini adalah momentum bersejarah bagi Rusia dan bagi seluruh sistem WTO, demikian dikatakan Direktur Jenderal WTO Pascal Lamy, Jumat (16/12) kemarin di Jenewa: “Ini akan memberi keamanan besar bagi pelaku bisnis, bagi mitra perdagangan. Ini merupakan kontribusi utama bagi peraturan hukum perdagangan.“

Der frühere EU-Handelskommissar Pascal Lamy (Archivfoto vom 01.08.2004) hat die größten Chancen, neuer Chef der Welthandelsorganisation WTO zu werden. Das verlautete am Freitag aus diplomatischen Kreisen in Genf. Eine Vorentscheidung darüber könnte noch am Freitagnachmittag fallen, hieß es weiter. Der neue WTO-Generalsekretär wird von den 148 Mitgliedstaaten der Organisation nicht gewählt. Seine Ernennung wird vielmehr bei Konsultationen im Einvernehmen (Konsens) vorgenommen. EPA/FABRICE COFFRINI +++(c) dpa - Bildfunk+++
Pascal Lamy WTOFoto: dpa - Bildfunk

Kini Rusia memiliki waktu setengah tahun untuk meratifikasi keputusan itu di parlemen, dan satu bulan sesudahnya menjadi anggota ke-154 WTO. Hambatan besar terakhir untuk keanggotaan Rusia berhasil diselesaikan November lalu, ketika perjanjian dengan Georgia, negara bekas Uni Sovyet, ditandatangani. Perjanjian itu mengatur dua kawasan yang membelot dari Georgia, dan mendapat dukungan dari Moskow.

Presiden Rusia Dimtri Medvedev menjelaskan, hasil perundingan itu bernilai positif bagi negaranya dan mitra-mitra mendatangnya. Pemerintah Rusia akan mengurangi ketergantungan perekonomiannya dari sumber daya alam dan berharap investasi asing dengan keanggotaan di dalam WTO.

Dunia Beri Ucapan Selamat

Wakil Perdana Menteri Igor Schuvalov yang mewakili Rusia di Jenewa, menerima ucapan selamat dari pemerintahan di seluruh dunia. Juga Presiden AS Barack Obama menyampaikan ucapan selamat atas penerimaan Rusia ke dalam WTO, yang selama ini merupakan satu-satunya negara dalam G-20 yang belum menjadi anggota organisasi perdagangan dunia tersebut. Ini adalah landasan menentukan dalam hubungan kami dengan Rusia. Demikian dikatakan pejabat urusan perdagangan Amerika Serikat Ron Kirk. Menteri Ekonomi Jerman Phillip Rösler Jumat (16/12) menyampaikan, keanggotaan dalam WTO akan memajukan integrasi Rusia ke dalam perdagangan dunia dan mendorong modernisasi perekomian. Menurut perkiraan Bank Dunia dengan bergabung ke dalam WTO, pertumbuhan ekonomi Rusia dalam jangka menengah dapat mencapai 3,3 persen dan untuk jangka panjang dapat meningkat sekitar 11 persen.

DW/DPA/AFP/Kostermans

Editor: Purwaningsih