Rusia Deportasi 130 Warga Georgia | Fokus | DW | 06.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Rusia Deportasi 130 Warga Georgia

Pemerintah Rusia akan mendeportasi sebanyak 130 warga Georgia sebagai reaksi atas perlakuan yang sama dari pemerintahan Tiblisi terhadap empat pejabat Rusia

Seorang Demonstran Rusia berunjuk rasa di depan Kedutaan besar Georgia di Moskow

Seorang Demonstran Rusia berunjuk rasa di depan Kedutaan besar Georgia di Moskow

Ke-130 warga Georgia tersebut dianggap sebagai pendatang gelap dan akan diterbangkan melalui bandara udara militer ke ibukota Georgia, Tiblisi. Menurut laporan kantor berita Rusia Interfax, persiapan administrasi untuk mendeportasi pendatang gelap Gerogia itu sudah dirampungkan. Tak pelak, hal ini semakin memperburuk hubungan antara Georgia dan Rusia.

Sebelumnya pemerintah Rusia telah menghentikan pemberian izin tinggal dan kerja bagi warga Gerogia di Rusia. Selain itu hampir seluruh toko-toko yang dimiliki oleh warga Gerogia juga ditutup.

Presiden Georgia, Michail Saakaschvilli menuding Rusia telah menyulut kebencian terhadap orang asing. Sejak naiknya Saakaschvilli yang pro-barat ke kursi kepresidenan tahun 2003, hubungan antara Moskos dan Tiblisi terus memburuk.

  • Tanggal 06.10.2006
  • Penulis Reuters
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CJaF
  • Tanggal 06.10.2006
  • Penulis Reuters
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CJaF