Riset: Orang Dengan IQ Tinggi Cenderung Malas | IPTEK: Laporan seputar sains dan teknologi dan lingkungan | DW | 01.07.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Penelitian

Riset: Orang Dengan IQ Tinggi Cenderung Malas

Orang cerdas cenderung menghabiskan lebih banyak waktu bermalas-malasan daripada mereka yang aktif. Demikian temuan riset di Amerika Serikat.

Temuan dari hasil studi di Amerika Serikat tampaknya mendukung gagasan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi lebih suka menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpikir, ketimbang aktivitas fisik.

Sementara orang yang aktif secara fisik mungkin perlu merangsang pikiran mereka dengan kegiatan eksternal, baik untuk melarikan diri dari pikiran mereka atau karena bosan.

Para peneliti dari Universitas Florida Gulf Coast memberikan tes  kepada sekelompok siswa. Dengan kuesioner tentang 'kebutuhan kognisi', peneliti meminta para peserta untuk menilai seberapa kuat mereka setuju dengan pernyataan seperti "Saya benar-benar menikmati tugas yang melibatkan solusi baru untuk masalah", dan "Saya hanya berpikir keras, jika saya harus melakukannya."

Para peneliti, yang dipimpin oleh Todd McElroy, kemudian memilih 30 'pemikir' dan 30 'non-pemikir' dari kumpulan kandidat. Selama tujuh hari berikutnya kedua kelompok memakai perangkat di pergelangan tangan mereka yang melacak pergerakan dan tingkat aktivitas mereka, memberikan aliran data yang konstan tentang seberapa aktif mereka berkegiatan secara fisik.

Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang berpikir jauh kurang aktif dibandingkan dengan yang tidak berpikir. Namun tidak ada perbedaan hasil antara kedua kelompok itu untuk akhir pekan.

Temuan penelitian, yang diterbitkan dalam Journal of Health Psychology, digambarkan sebagai hasil yang "sangat signifikan" dan "kuat" dalam hal statistik.

Peneliti menyarankan temuan ini dapat memberi bobot pada gagasan bahwa orang yang tidak berpikir menjadi lebih mudah merasa bosan, sehingga perlu mengisi waktu mereka dengan aktivitas fisik.

ap/vlz (Independent,digest.bps, the British Psychological Society, Journal of Health Psychology)

Laporan Pilihan