Reaksi Bush atas Kesediaan Korut Kembali Lakukan Perundingan | Fokus | DW | 01.11.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Reaksi Bush atas Kesediaan Korut Kembali Lakukan Perundingan

Secara singkat dan mengejutkan Korea Utara mengumumkan bersedia melakukan pembicaraan dan kembali ke meja perundingan enam negara: Korea Utara dan Selatan, AS, Rusia, Cina dan Jepang. Presiden AS George W. Bush menyambut gembira perkembangan baru itu.

Presiden George W. Bush

Presiden George W. Bush

Terima kasih kepada Cina dan pujian kepada menteri luar negerinya Condoleezza Rice. Dengan sikap optimis tapi menahan diri Presiden Amerika Serikat George W. Bush menyampaikan reaksi terhadap perkembangan terbaru dalam masalah konflik atom Korea Utara. Dalam penampilan singkatnya di Gedung Putih Bush mengatakan

Bush: “Saya sangat gembira dengan perkembangan baru di Asia Timur, tapi masih banyak hal yang harus dilakukan.”

Kesediaan Korea Utara untuk melakukan kembali perundingan enam negara sudah jelas muncul tidak tanpa kelonggaran Amerika Serikat. Setelah mendengar hal itu Washington menyetujui pembicaraan baru tentang sanksi keuangan yang dikenakan terhadap Korea Utara tahun lalu. Sebagai protes terhadap sanksi tersebut pemerintah di Pyongyang menghentikan perundingan enam negara. Dan sejak itu Korea Utara tidak hanya menggiatkan program atomnya melainkan juga melakukan uji coba atom pertama awal Oktober lalu. Uji coba yang menurut Korea Utara sebagai dampak dari tekanan dan berbagai sanksi Amerika Serikat terhadap negara itu.

Mediator Amerika Serikat, wakil menteri luar negeri Christopher Hill menjelaskan perundingan baru dengan Korea Utara dijadwalkan bulan November ini atau paling lambat Desember mendatang. Meskipun demikian, menurut Presiden Bush, tawaran pembicaraan baru tersebut tidak akan mengubah pelaksanaan penjatuhan sanksi yang diputuskan Perserikatan Bangsa-Bangsa pertengahan bulan lalu, sebagai reaksi atas uji coba atom Korea Utara. Dikatakan Bush

Bush : “Kami akan mengirim tim ke kawasan tersebut untuk memastikan apakah resolusi PBB disepakati dan perundingan baru akan efektif.”

Resolusi PBB menyatakan pelarangan segera semua perdagangan senjata dengan Korea Utara, pemeriksaan seluruh barang yang keluar atau masuk Korea Utara dan pembekuan keuangan Korea Utara yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan program atom. Amerika Serikat menyatakan dalam perundingan baru akan tetap mempertahankan kesepakatan yang dicapai dengan Korea Utara tahun lalu. Yakni penghentian program atom dengan imbalan bantuan pengembangan dan jaminan keamanan.

Bush: “Kami akan terus berupaya untuk mengatasi krisis tersebut dengan langkah damai.”

Demikian dikatakan Presiden Amerika Serikat tersebut.